Eks Dirut Transjakarta Dijebloskan ke Lapas Salemba

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 07 September 2020 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 338 2274080 eks-dirut-transjakarta-dijebloskan-ke-lapas-salemba-RablTsjP2L.jpg Mantan Dirut Transjakarta Donny Andy (mengenakan topi) ditangkap (Foto : Kejari Jakpus)

JAKARTA - Mantan Direktur Utama (Dirut) Transjakarta, Donny Andy Sarmedy Saragih langsung dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat, oleh pihak Kejaksaan. Donny dijebloskan ke Lapas Salemba usai diamankan oleh pihak Kejaksaan pada Jumat, 4 September 2020.

"Saat diamankan langsung dieksekusi ke Lapas Klas I Salemba Jakarta Pusat," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nirwan Nawawi, Senin (7/9/2020).

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Riono Budisantoso mengatakan, pihaknya kini telah menyerahkan kepada Polri untuk mengembangkan kasus eks Dirut Transjakarta tersebut jika ditemukan bukti keterlibatan pihak lain.

"Silakan aparat polisi untuk mengembangkan kasusnya. Sebetulnya untuk mengembangkan kasusnya juga enggak perlu inkrah atau menjalani pidana," kata Riono dikonfirmasi terpisah.

Riono menyebut kasus tersebut telah menjerat dua orang sebagai terpidana. Keduanya yakni, Donny Andi dan Porman Tambunan selaku Corporate Sekretaris PT Lorena Transport. Porman telah dieksekusi sejak Januari 2020, lalu.

Menurut Riono, saat ini menjadi kewenangan Polri apabila ingin mengembangkan kasus tersebut. Ia mengatakan jaksa hanya menunggu perkembangan proses hukum dari Polri.

"Kalau memang sepanjang ada bukti ya silahkan untuk dikembangkan, itu kan memang kewenangannya kepolisian," ujarnya.

Sebelumnya, mantan Dirut Transjakarta Donny Andy Sarmedi Saragih ditangkap oleh tim gabungan Amc Kejagung, Kejaksaan Tinggi DKI, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, pada Jumat, 4 September 2020, pukul 22.30 WIB di Apartemen Mediterania, Jakarta Utara.

Donny akhirnya ditangkap setelah sekian lama berstatus sebagai daftar pencarian orang ( DPO). Awalnya Donny diketahui ingin melakukan pengobatan di RSPI Jakarta Selatan pada Jumat sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga : Sempat DPO, Mantan Dirut Transjakarta Ditangkap saat Akan Berobat

Donny yang terlibat kasus penipuan dinyatakan bersalah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 100K/Pid/2019 tanggal 12 Februari 2019 Jo. Putusan PT DKI Jakarta Nomor 309/Pid/2018/PT.Dki tanggal 12 Oktober 2018 Jo. Putusan PN Jakarta Pusat nomor 490/Pid.B/2018/PN.JKT.Pst tanggal 14 Agustus 2018.

Setelah putusan berkekuatan hukum, terpidana tidak kooperatif dan melarikan diri sehingga ditetapkan sebagai DPO. Pihak Donny pun sempat mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat namun prinsipal tidak pernah hadir dalam sidang PK.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini