Pemprov DKI Pastikan Lahan Pemakaman Covid-19 Masih Tersedia Dua Hektare

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 09 September 2020 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 338 2274953 pemprov-dki-pastikan-lahan-pemakaman-covid-19-masih-tersedia-dua-hektare-CMoeQejBjL.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta pastikan masih adanya lahan pemakaman jenazah Covid-19 seluas dua hektare. Lahan tersebut berada di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui kapasitas TPU Pondok Rangon semakin menyusut dan diprediksi tidak bisa ayunkan hingga akhir Oktober 2020 nanti. Namun, pihaknya masih memiliki lokasi cadangan seluas satu-dua hektare lahan pemakaman hang dikhususkan untuk jenazah Covid-19.

"Di Tegak Alur masih ada ekstra satu dua hektare yang bisa menampung 3000 makam. Kita harus menjaga kedisiplinan supaya yang dirawat sedikit dan yang meninggal juga sedikit," kata Anies usai meresmikan RS Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020).

Anies menjelaskan, sejak awal Pemprov DKI Jakarta telah menunjuk TPU Tegal Alur dan Pondok Rangon sebagai lokasi khusus pemakaman jenazah Covid-19. Hanya saja Tegal alur masih belum maksimal digunakan hingga saat ini.

Dengan ketersedian lahan yang ada, Anies masih percaya diri bahwa pihaknya tidak akan mengalami krisis tempat pemakaman.

"Saat ini kita masih gunakan dua tempat itu dulu,"ujarnya.

Walau begitu, orang nomor satu di Jakarta ini mengatakan, pihaknya juga tetap mengupayakan lahan cadang di tempat lainnya demi mengatisipai krisi lahan kalau tingkat kematian akibat Covid-19 belum bisa di bendung.

"Insya Allah tempat pemakaman tentu ada disiapkan,"pungkasnya

Sejauh ini DKI Jakarta sudah punya 48.811 kasus Covid-19. Dari total kasus itu, 1.330 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,7 persen, lebih rendah dari tingkat kesembuhan yang sudah mencapai 36.451 orang atau 74,7 persen.

Pada 31 Agustus lalu, lahan di TPU Pondok rangon hanya bisa menampung 1.100 jenazah Covid-19. Berdasarkan informasi dari Komandan Regu PJLP TPU Pondok Ranggon, Nadi. Dikhawatirkan akhir bulan depan sudah tidak ada lagi lahan yang tersisa.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini