Kembali ke PSBB Sebelum Transisi, Anies : Beribadah, Bekerja, dan Berkegiatan di Rumah

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 09 September 2020 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 338 2275170 kembali-ke-psbb-sebelum-transisi-anies-beribadah-bekerja-dan-berkegiatan-di-rumah-JOOHBYz8w6.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Okezone)

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta resmi menarik rem darurat PSBB transisi dan mengembalikan PSBB seperti pada masa sebelum transisi. Kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta saat ini dalam keadaan darurat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, peningkatan kapasitas rumah sakit terus dilakukan seiring penambahan jumlah tenaga medis dan keseluruhan pendukungnya. Namun, apabila tidak dibarengi pengawasan ketat, tempat tidur akan penuh di minggu kedua Oktober mendatang dan masalah baru akan datang.

“Melihat angka kematian, keterpakaian ruang isolasi dan rumah sakit khusus penanganan Covid-19, corona di Jakarta dalam kondisi darurat. Kita terpaksa menarik rem darurat dan Kembali ke PSBB seperti pada masa awal Pandemi," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Anies menjelaskan, mulai Senin (14/9/2020), seluruh kegiatan kembali dikerjakan di rumah. Terkecuali 11 sektor usaha industri seperti yang telah disampaikan pada masa PSBB sebelum transisi.

"Beribadah di rumah, bekerja di rumah dan berkegiatan di rumah," ucapnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.245 (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 49.837 kasus. Dari jumlah tersebut, total 37.245 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,7%, dan total 1.347 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 4,1%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,2%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,0%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini