PSBB Tangerang Diperketat, Sektor Industri Masih Boleh Beroperasi

Isty Maulidya, Okezone · Jum'at 11 September 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 338 2276400 psbb-tangerang-diperketat-sektor-industri-masih-boleh-beroperasi-4vMw6xtZu5.jfif Ilustrasi (Dok. Okezone)

TANGERANG - Peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah Tangerang akan kembali diperketat. Namun, peraturan yang akan diperketat lagi lebih diutamakan pada masalah sosial masyarakat. Sementara untuk sektor industri dan bisnis tetap beroperasi sesuai dengan aturan yang sudah ada.

"Ada beberapa hal yang akan diperketat tertutama yang berkaitan dengan masalah sosial masyarakat. Untuk industri dan bisnis tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang saat ini sudah berlaku," ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar usai rapat evaluasi PSBB bersama Gubernur Banten pada Jumat (11/9/2020).

Zaki juga menyebut Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Kota tengah mengkaji peraturan untuk pusat perbelanjaan dan tempat makan. Karena hal tersebut berkaitan dengan perputaran ekonomi, sehingga perlu adanya kajian ulang apakah perlu adanya pembatasan jam operasional dan sebagainya.

"Kami bersama Pemkot Tangerang akan mengkaji apakah dibutuhkan pembatasan jam operasional untuk mal dan juga resto. Karena ini nanti akan menyangkut juga kepada masalah ekonomi dan bisnis," lanjut Zaki.

Tak hanya pusat perbelanjaan, Zaki juga mengatakan bahwa pedagang kaki lima juga termasuk dalam pembahasan diskusi bersama Pemkot Tangerang, terutama pedagang kaki lima di pusat kuliner. Sementara saat ini di Tangerang sudah ada beberapa tempat pusat kuliner yang dibatasi jam operasionalnya.

"Ini juga yang kita sedang diskusikan dengan Pemkot Tangerang soal pedagang kaki lima. Ada beberapa titik yang memang sudah wajib kita batasi jam operasionalnya," ujar Zaki.

Baca Juga : Soal PSBB Total, Pemprov DKI Tidak Bisa Paksa Kota Penyangga

Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan bahwa kegiatan industri di Tangerang saat ini memang diizinkan untuk tetap berjalan namun harus konsisten menerapkan protokol kesehatan. Dia menilai protokol kesehatan di sektor industri memang sudah berjalan, namun masih banyak yang tidak dijalankan dengan benar.

"Industri boleh berjalan selama dia konsisten. Kemarin ada yang terpapar di pabrik kota dan kabupaten karena protokol kesehatannya tidak dijalankan dengan benar, kita akan gerakan kembali, bahwa kesehatan harus jadi norma dan kebutuhan bersama," ujar Wahidin.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini