KSAD Besuk Driver ANTV yang Ditembak Oknum TNI saat Penyerangan Mapolsek Ciracas

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 12 September 2020 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 338 2276691 ksad-besuk-driver-antv-yang-ditembak-oknum-tni-saat-penyerangan-mapolsek-ciracas-9GExaKhN7i.jpg Foto: iNews

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menemui pengemudi stasiun televisi swasta ANTV sebelum dipulangkan dari RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

(Baca juga: 50 Prajurit TNI AD Ditetapkan Tersangka Terkait Kasus Perusakan Polsek Ciracas)

Pengemudi tersebut menjadi salah satu korban penyerangan dan perusakan yang terjadi di Mapolsek Ciracas dan sejumlah wilayah di Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2020) dini hari.

Pengemudi tersebut bernama Maulana, dia sudah boleh dipulangkan per hari ini, Sabtu (11/9/2020). Maulana sendiri menjalani perawatan secara intensif kurang lebih selama dua minggu, tepatnya sejak tanggal 30 Agustus.

Dilansir dari akun Instagram @antvnewsplus, sopir ANTV tersebut mendapatkan luka tembak di bagian belakang telinga kanannya dan sudah menjalani operasi pengangkatan proyektil di rumah sakit. Selain Maulana yang menjadi korban, mobil yang membawa reporter dan kru stasiun tv tersebut juga turut dirusak.

Hingga kini Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menetapkan puluhan anggota oknum TNI yang terlibat atas kejadian tersebut sebagai tersangka. Puluhan oknum TNI itu merupakan lintas kesatuan.

 

Kodam Jaya menerima 119 laporan, 117 di antaranya dari masyarakat yang jadi korban. TNI menanggung ganti rugi Rp596, 7 juta atas ulah prajuritnya. Ganti rugi kerusakan Polsek Ciracas Rp1,635 miliar diserahkan ke Polri.

Sebanyak 25 anggota TNI dari luar AD juga diperiksa terkait kasus ini. Enam prajurit TNI AL sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara anggota TNI AU masih diperiksa. Saat ini, sebanyak 50 prajurit TNI AD telah ditetapkan tersangka dan ditahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini