Jelang PSBB, Warga Masih Antusias Berolahraga di SUGBK

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 13 September 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 338 2276933 jelang-psbb-warga-masih-antusias-berolahraga-di-sugbk-F11ZO3xJ4v.JPG Warga berolahraga di SUGBK (Foto: Okezone/Fahreza)

JAKARTA - Warga Jakarta berbondong-bondong berolahraga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada akhir pekan menjelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, Minggu (13/9/2020), kawasan SUGBK tampak diramaikan oleh warga. Mereka tampak mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan tidak membawa anak kecil.

Di samping itu, petugas SUGBK juga tampak bersiaga di seluruh titik. Mereka bertugas untuk menegakkan protokol kesehatan kepada para pengunjung. Seluruh pengunjung yang masuk ke areal SUGBK wajib hukumnya memakai masker. Petugas pun melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada tiap pengunjung.

Pengelola SUGBK juga membatasi pengunjung yang masuk ke areal ring road maksimal 1.000 orang per satu jam. Jika satu jam telah usai mereka harus bergantian dengan pengunjung lainnya dipandu oleh petugas. Pintu masuk ke areal ring road terletak di Gerbang A.

Di sana, petugas keamanan sudah bersiaga untuk memberikan informasi dan menegakkan protokol kesehatan kepada pengunjung. Selain itu fasilitas mencuci tangan seperti wastafel portable dan hand sanitizer disediakan.

"Nanti ya Mas satu jam lagi masuknya, gantian," ucap salah seorang petugas keamanan.

Seorang pengunjung SUGBK, Santi (32), mengaku rutin berolahraga di sini setiap pekan. Ia mengatakan sistem pembatasan sosial di SUGBK sangat efektif untuk menekan penularan virus corona. Selain itu petugas yang bersiaga juga snagat informatif.

Warga Jakarta berolahraga di SUGBK (Foto: Okezone/Fahreza)

"Efektif sistem pembatasan ini, petugasnya juga ramah, dan fasilitas cuci tangan disediakan, tinggal kita pintar-pintar menjaga jarak saja," ujarnya.

Santi berharap SUGBK tidak ditutup selama PSBB total yang mulai diterapkan esok. "Kita berharap tidak ditutup, yang penting sistemnya (di SUGBK) seperti sekarang ini karena sudah sangat efektif," imbuh Santi.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan Ibu Kota akan menerapkan PSBB seperti awal corona. PSBB tersebut diketahui sangat ketat karena sejumlah fasilitas publik ditutup.

Anies menuturkan penerapan PSBB seperti semula ini imbas dari melonjaknya kasus positif corona di Jakarta. Ditambah lagi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan yang kian menurun. Atas kondisi ini, Pemprov DKI terpaksa menarik rem darurat untuk memutus penularan Covid-19. Kebijakan itu mulai berlaku Senin (14/9/2020).

Namun demikian kebijakan PSBB total yang diinisiasi Anies ini menuai kontroversi. Akhirnya pengumuman resmi mengenai PSBB di Jakarta akan diumumkan oleh Satgas Covid-19 dan Pemprov DKI sore nanti.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini