PSBB Diperketat, Ini Aturan Mobil dengan Penumpang Beda Domisili

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 14 September 2020 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 338 2277326 psbb-diperketat-ini-aturan-mobil-dengan-penumpang-beda-domisili-0A3WmrFrhd.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat mulai Senin (14/9/2020). Kebijakan ini diambil untuk menekan laju penularan virus corona.

Anies menuturkan, kendaraan pribadi hanya boleh diisi maksimal dua orang per baris kursi apabila antarpenumpang berbeda domisili. Namun bila domisilinya sama maka aturan tersebut tidak berlaku.

"Kendaraan pribadi hanya boleh diisi maksimal dua orang per baris kursi, kecuali bila mengangkut penumpang yang keluarga, berdomisili satu rumah. Bila tak satu domisili maka harus ikuti dua orang perbaris," ujarnya saat jumpa pers di Balai Kota DKI, Minggu 13 September 2020.

Baca Juga : Dari Jurnalis hingga Mantan Jenderal Dilantik Jokowi sebagai Duta Besar

Baca Juga : PSBB Hari Pertama, Lalu Lintas Sekitar Ragunan Lancar

Seiring dengan itu, Anies menyatakan bahwa kebijakan ganjil genap mulai esok akan ditiadakan selama PSBB. Sedangkan ojek online diperbolehkan mengangkut barang dan penumpang dengan syarat menjalankan protokol kesehatan.

"Kebijakan gage ditiadakan selama PSBB. Motor berbasis aplikasi boleh mengangkut barang dan penumpang dengan jalankan protokol dan detail dari aturan ini akan diatur oleh Surat Keputusan kadishub," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini