Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Impor Baja Ber-SNI Palsu

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 15 September 2020 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 338 2278086 polisi-lengkapi-berkas-perkara-kasus-impor-baja-ber-sni-palsu-OEy4InZXsp.jpg Dirkrimum Polda Metro Jaya Tubagus Ade Hidayat (Foto : Polres Jaksel)

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya tengah melengkapi berkas penyidikan kasus impor besi baja siku berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu dengan kualitas rendah yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,7 triliun.

Pelengkapan berkas tersebut dilakukan setelah sebelumnya dikembalikan jaksa atau P-19 dengan sejumlah petunjuk, baik formil maupun material.

“Sudah dikirim pemberkasan dan dikembalikan oleh JPU ke penyidik. Sekarang sedang dilengkapi berkasnya,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat saat dikonfirmasi Selasa (15/9/2020).

Tubagus tidak menjelaskan secara rinci apa yang menjadi kekurangan materi dalam berkas kasus tersebut hingga harus dilengkapi. Menurutnya hasl itu sudah masuk dalam materi penyelidikan. “Itu masuk materi penyelidikan, dalam rangka pemenuhan P-19 kami terus lengkapi,” ujarnya.

Menurut Tubagus, nantinya setelah berkas dinyatakan rampung atau P-21 maka tersangka akan segera dilakukan sidang.

Baca Juga : Menkes Terawan: Sebanyak 2.310 Perawat Bantu Penanganan Covid-19 di Tanah Air

Baca Juga : 133 Rumah Terendam & 1 Jembatan Rusak Akibat Banjir di Tompe Sulteng

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan 6 orang tersangka kasus impor besi baja siku berlabel-SNI palsu. Polisi juga telah menyita 4.600 ton baja impor dari gudang milik PT Gunung Inti Sempurna (GIS).

Kasus ini sudah dilakukan penyelidikan sejak Juni 2020 lalu berdasarkan surat dengan laporan LP/ 659/ IV/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ, tertanggal 17 Juni 2020.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini