Tak Gunakan Masker, Puluhan Warga Disanksi Push Up dan Nyapu Jalan

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 15 September 2020 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 338 2278221 tak-gunakan-masker-puluhan-warga-disanksi-push-up-dan-nyapu-jalan-vL28RNH1ah.jpg Pelanggar protokol kesehatan di Kota Bekasi (foto: Sindo/Abdullah)

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi dan Tentara Nasional Indonesia, terus gencar melakukan razia yustisi pedisiplinan protokol kesehatan di wilayah 23 Kecamatan. Hasilnya, tim gabungan tersebut menjaring puluhan warga di wilayah Kecamatan Tambun Selatan tak menggunakan masker.

Alhasil, puluhan orang yang terjaring langsung diberikan sanksi berupa push up ditempat dan diberikan sanksi berupa membersihkan jalan dengan menggunakan rompi orange yang bertuliskan ‘Pelanggar PSBB Kabupaten Bekasi’, setelah itu para pelanggar diberikan masker dan diminta secara tertulis agar tidak mengulanginya kembali.

”Ada 41 orang yang terjaring operasi yustisi pedisiplinan protokol kesehatan, mereka kami berikan tindakan tegas berupa sanksi sosial,” ucap Camat Tambun Selatan, Junaepi, Senin (15/9/2020).

 PSBB

Menurut dia, mereka terjaring razia di kawasan Pasar Tambun Selatan dan Underpass Tambun yang berada di Jalan Sultan Hasanudin.

Junaepi menjelaskan, operasi yustisi ini akan terus dilakukan setiap harinya hingga wilayah Kecamatan Tambun Selatan masuk zona hijau. Sebab, saat ini kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Bekasi masuk zona merah dengan banyaknya warga yang terkomfirmasi maupun suspek covid-19.

”Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendisiplinkan warga agar mematuhi protokol kesehatan, dan mereka tetap menggunakan masker saat berada dirumah maupun diluar,” ucapnya. Untuk itu, Junaepi berharap warga tetap menerapkan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak).

Berdasarkan data Posko Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengkomfirmasi wilayah Kecamatan Tambun Selatan masuk zona merah penyebaran Covid-19. Dari 9 Desa dan 1 Kelurahan warga yang terkomfirmasi positif berjumlah 16 orang, 40 orang suspek Covid-19, dan 57 orang kontak erat.

 

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi menjaring puluhan orang yang tak menggunakan masker di wilayah hukum Kabupaten Bekasi. Mereka yang tak kedapatan menggunkan masker langsung dikenakan hukum sanksi administrasi dan sosial. Alhasil, deda yang terkumpul dalam razia tersebut mencapai Rp 525.000

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, kegiatan ini telah serentak dilakukan seluruh wilayah. Tujuannya untuk menyadarkan kembali masyarakat tentang bahaya Covid-19.

”Ada 27 orang yang diberikan denda hingga sanksi sosial,” katanya.

Operasi yustisi pada hari pertama itu dilakukan di empat titik. Pertama petugas menyisir masyarakat di pusat perbelanjaan SGC, Cikarang Utara, Pasar Cibitung, Stasiun Cikarang dan dilanjutkan ke Terminal Kalijaya. Kali ini, razia juga melibatkan unsur TNI maupun dari pemerintah setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini