608 Buruh di 41 Perusahaan Industri Bekasi Positif Covid-19

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Rabu 16 September 2020 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 338 2278662 608-buruh-di-41-perusahaan-industri-bekasi-positif-covid-19-y1fgkIj7ch.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BEKASI – Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten mengonfirmasi sebanyak 41 perusahaan industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terpapar Covid-19. Sebab, hingga Rabu 16 September 2020, karyawan perusahaan yang terkonfirmasi positif Covid -19 mencapai 608 orang.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 terjadi di klaster industri, ada sebanyak 41 perusahaan yang melaporkan bahwa karyawannya terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan China tersebut. ”Sampai hari ini ada sekitar 608 karyawan yang positif Covid-19,” katanya.

Baca Juga:  Pasien RSD Wisma Atlet Bertambah 112, Jadi 1.740 Pasien 

Saat ini, kata dia, Tim Gugus Tugas terus melakukan langkah-langkah pencegahan terjadinya Covid-19 di klaster industri ini. Puluhan perusahaan telah ditemukan kasus Covid-19 itu berada di Kawasan Industri MM 2100 di Kecamatan Cikarang Barat, Kawasan Deltamas di Cikarang Pusat dan Kawasan Jababeka di Cikarang Utara.

Untuk itu, Alam meminta setiap perusahaan benar-benar menerapkan sosial distancing dan physical distancing, baik di area kerja, hingga ke kantin maupun tempat ibadah. ”Terus rutin lakukan penyemprotan disinfektan di area-area banyak orang seperti di kantin, tempat ibadah, pos keamanan,” ungkapnya.

 Baca Juga: Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Soal Viral Antrean Ambulans di Wisma Atlet 

Perusahaan juga diminta untuk melakukan pengawasan pekerja baik di perusahaan maupun di luar. Seperti adanya catatan buku harian sebagaimana yang diminta oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan ke kawasan industri.

”Perusahaan harus mengawasi pekerja dari kantor hingga keluar kantor,” tegasnya.

Untuk diketahui, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengonfirmasi sebanyak 40 desa di wilayah Kabupaten Bekasi masuk zona merah penyebaran wabah corona atau Covid-19. Data tersebut sebagaimana laporan yang masuk hingga Selasa 15 September 2020 ini.

Puluhan desa yang masuk zona merah tersebut berada di 14 kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Namun, tim Gugus Tugas sudah langsung terjun ke lokasi zona merah tersebut untuk melakukan penangan dan tracing di wilayah tersebut.

”Ada sekitar 98 terkonfirmasi dari 40 desa itu,” kata Alam.

Sementara dari 23 kecamatan tersebut yang memiliki kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 399 orang, dan yang suspek Covid-19 242 orang, probable 6 orang, dan terkonfirmasi positif 98 orang.

”Hingga kini, kami masih melakukan pendataan, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah,” tukasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini