Tower 4 dan 5 Wisma Atlet Bisa Tampung 5 Ribu Pasien

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Rabu 16 September 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 338 2278687 tower-4-dan-5-wisma-atlet-bisa-tampung-5-ribu-pasien-glZY701HmK.jpg RSD Wisma Atlet. (Foto : Okezone.com/Dede Kurniawan)

JAKARTA – Pandam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meminta pasien yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) untuk dirawat ke Wisma Atlet. Hal ini demi menekan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

"Sebagai informasi pemerintah sudah menyediakan untuk OTG ada tower 4 dan 5 bisa menampung 5.000 orang sehingga apabila ada gejala dan sebagainya bisa ke Puskesmas, kemudian nanti bisa diarahkan ke Wisma Atlet," tutur Dudung di Terminal Grogol saat memantau Operasi Yustisi, Rabu (16/9/2020).

Selain itu, untuk mengantisipasi membeludaknya pasien di Wisma Atlet, sejumlah hotel disediakan Pemprov DKI Jakarta.

"Itu nanti enggak sekadar masyarakat, tapi Polda, Bhabinkamtibmas, Babinsa, sehingga nanti diingatkan kepada anak-anak yang main dan segala macam agar sadar pentingnya kesehatan," tuturnya.

Kemudian, sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) yang sudah direvisi dari Pergub 51 Tahun 2020 menjadi Pergub 79 Tahun 2020 apabila 1 kali pelanggaran Operasi Yustisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan didenda Rp150 ribu.

"Dua kali pelanggaran Rp500.000, berikutnya Rp700.000. Demikian juga sanksi sosial. Dia memakai rompi kemudian sanksi sosial itu nyapu 1 jam, ketika dua kali ya 2 jam, 3 kali 3 jam," tuturnya.

Operasi yustisi ini sangat penting diterapkan di Jakarta untuk menekan angka penyebaran virus corona. Sebab, setiap harinya penyebaran virus corona menyerang ribuan orang.

Baca Juga : Pasien RSD Wisma Atlet Bertambah 112, Jadi 1.740 Pasien

"Operasi Yustisi kita tidak fokus masalah sanksi tapi untuk masyarakat, dan patuh terhadap protokol kesehatan dan pentingnya menjaga jarak," tuturnya.

Baca Juga : Pantau Operasi Yustisi, Kapolda Metro Ingatkan Masyarakat Disiplin

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini