Hari Keempat PSBB Total Melonjak Drastis, Wisma Atlet Dipenuhi Hampir 3.000 Pasien Corona

Riezky Maulana, iNews · Kamis 17 September 2020 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 338 2279208 hari-keempat-psbb-total-melonjak-drastis-wisma-atlet-dipenuhi-hampir-3-000-pasien-corona-yef5EbLaTW.jpg foto: Okezone

JAKARTA – Penerapan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, membuat jumlah pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami pemambahan cukup besar.

(Baca juga: Antrean ke Wisma Atlet Capai 2 KM, Ini Pengakuan Mengejutkan Sopir Ambulans Covid-19)

Hingga hari ini Kamis (17/9/2020) pagi, sebanyak 2.757 orang menjalani rawat inap.

(Baca juga: PNS Terpapar Covid-19, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan Lockdown)

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahananan (Kogabwilhan) I, Kolonel Marinir Aris Mudian menjelaskan, jumlah pasien rawat inap bertambah 1.066 orang dari data di hari kemarin yang merawat 1.691 orang. Pasien rawat inap terdiri atas 1.334 laki-laki dan 1.423 perempuan.

(Baca juga: YouTube Rinaldy, Korban Mutilasi di Kalibata City Dibanjiri Ucapan Belasungkawa)

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap RSD Wisma Atlet, pada hari Kamis, tanggal 17 September 2020 sampai dengan pukul 08.00 WIB, 2.757 orang, semula 1.691 orang, bertambah 1.066 orang," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Berdasarkan data pasien tersebut, disebutkan bahwa seluruh pasien rawat inap adalah mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sudah sejak hari Selasa (15/9/2020) tidak ada pasien yang masuk ke dalam kategori kasus suspek.

Sekadar informasi, sejak pertama kali beroperasi pada 23 Maret 2020 sampai dengan hari ini 17 September 2020, pasien terkait Covid-19 yang terdaftar di RSD Wisma Atlet berjumlah 16.626 orang. Dari total angka di atas, 13.417 orang sudah diperbolehkan pulang karena dinyatakan sembuh.

Sementara itu, 283 orang dirujuk ke rumah sakit rujukan lain guna mendapatkan penanganan lebih serius. Lalu, 6 pasien tercatat meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini