Pegawainya Positif Covid-19, Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta Lockdown

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Kamis 17 September 2020 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 338 2279319 pegawainya-positif-covid-19-gedung-dinas-teknis-dki-jakarta-lockdown-VAn3z3zGRH.png Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta ditutup (foto: Sindonews/Yusuf)

JAKARTA - Gedung Dinas Teknis di Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat ditutup Pemprov DKI Jakarta, Kamis (17/9/2020). Gedung itu ditutup karena seorang pegawai terpapar Covid 19.

Pantauan di lokasi, gedung berlantai 14 itu sepi aktifitas. Tak ada PNS yang terlihat lalu lalang. Pintu lobi masuk tertutup rapat dan dijaga seorang pamdal.

Gedung tersebut merupakan tempat kerja Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Gedung Dinas Perkeretaapian DKI Jakarta dan Dinas Elektronik DKI Jakarta.

“Sejak jam 10 tadi ditutup,” kata Hendra petugas pamdal disana.

 Korban Covid-19

Hendra menjelaskan, gedung itu rencananya akan dibuka kembali pada Senin (21/9/2020) mendatang. Sembari ditutup, petugas akan mendisinfektan gedung, menyisirnya dari bawah hingga atas.

"Gedung ditutup untuk penyemprotan disinfektan," kata Hendra.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir membenarkan ada dua gedung yang ditutup mulai Kamis (17/9/2020) pagi. Kedua yakni, Blok G Balaikota DKI Jakarta dan satu gedung di Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Penutupan bukan karena kasus Sekda meninggal. Penutupan lantaran ada ASN yang terpapar Covid-19," kata Chaidir terpisah.

Blok G ada empat pegawai ASN terpapar Covid-19 yakni ASN di Biro Hukum mulai dari eselon IV, eselon III, dan dua staf terpapar.

Sementara untuk Gedung di Jatibaru, Chaidiri belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai mereka yang terpapar. Ia mengaku baru menerima kabar Gedung Jatibaru ditutup pagi ini.

"Di Jatibaru ada satu gedung ditutup sementara tapi saya enggak tahu gedung apa belum terima kabar," jelasnya.

Rencananya selama ditutup gedung akan disemprot dengan cairan disinfektan.

Pegawai yang berkerja di gedung itu diminta untuk work from home (WFH) dan kembali pada senin mendatang.

"Penutupan hanya tiga hari kemungkinan Senin (21/9/2020) kembali dapat digunakan," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini