Share

Wagub DKI Cerita Alasan Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 17 September 2020 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 338 2279578 wagub-dki-cerita-alasan-jenazah-saefullah-dibawa-ke-balai-kota-0O4HdTGEHA.jpg Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Bima Setiyadi)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, bahwa jenazah Sekda DKI Jakarta Saefullah memang akan melewati kawasan Balai Kota, Jakarta sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara.

Menurut dia, acara penghormatan terakhir yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta kepada Saefullah sebagai bentuk terima kasih atas kinerjanya selama ini sebagai Sekda DKI Jakarta.

"Jenazah dari rumah sakit kan ingin dibawa ke tempat pemakaman kan kebetulan jalannya memang lewat Balai Kota. Pak Sekda itu kan pimpinan di Pemprov yang selama ini kerja tulus ikhlas pagi siang sore malam selama ini memberikan pelayanan untuk Jakarta selama karirnya," kata Ariza usai meninjau penerapan protokol kesehatan di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga:  Satgas Minta Pejabat Publik Terbuka bila Terpapar Covid-19

Jenazah Saefullah dibawa ke Balai Kota DKI Foto Fakhrizal Fakhri

Ariza mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarannya ingin memberikan penghormatan terakhir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, jenazah Saefullah tetap berada di mobil ambulans.

"Jenazah tetap di mobil jarak jauh. Semua berjarak. Justru ini untuk mengingatkan kita mengenang prestasi bahwa dia punya prestasi, kontribusi besar yang selama ini berjasa melawan Covid justru dipanggil Allah SWT," terang Ariza.

Politisi Gerindra itu mengajak seluruh pejabat di lingkungan Balai Kota untuk melanjutkan perjuangan almarhum Saefullah yang selama ini telah berjasa membangun Ibu Kota. "Nah, semoga sekarang kita bisa melanjutkan perjuangan beliau membangun Jakarta kemudian meneruskan perjuangannya memerangi Covid," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Forum Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan mengkritik pelepasan Saefullah lantaran Sekda DKI Jakarta tersebut meninggal setelah terpapar corona.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Hotel Isolasi Covid-19 Daya Tampung 14.000 Pasien, Berikut Daftarnya

Menurut dia, seharusnya jenazah Saefullah langsung dikuburkan dengan protokol kesehatan di TPU khusus jenazah Covid-19. "Cara Anies Baswedan meminta membawa jenazah almarhum Saefullah mencerminkan sebagai kesombongan seorang atasan terhadap bawahannya. Apalagi ini masa pandemi dan almarhum wafat karena positif Covid-19, jelas sudah ada protokol kesehatan yang mengharuskan setiap jenazah yang wafat karena positif Covid-19 harus langsung dibawa untuk dimakamkan di TPU?" lanjut Tigor.

"Apalagi saat di Balai Kota terjadi penumpukan dan kerumunan orang yang datang ingin melihat memberi penghormatan ke almarhum. Jelas kejadian tadi menjadi klaster penyebaran Covid-19," kata dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini