Karyawan Positif Covid-19, Pusat Perbelanjaan di Bogor Ditutup

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 18 September 2020 01:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 338 2279674 karyawan-positif-covid-19-pusat-perbelanjaan-di-bogor-ditutup-LiZNJ2j4Hk.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BOGOR – Salah satu pusat perbelanjaan ADA Swalayan yang berada di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor ditutup sementara. Hal tersebut menyusul ada salah satu karyawannya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Informasi itu tersebar di media sosial whatsapp melalui surat ederan yang ditulis pihak manajemen ADA Swalayan pada tertanggal 17 September 2020.

"Sehubungan dengan adanya salah satu karyawan kami yang terindikasi virus Covid 19 dengan ini kami dari pihak manajemen melaporkan akan menutup sementara operasional toko kami dimulai hari Kamis 17 September 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan guna melakukan desinfektan dan strelisasi area Pasar Swalayan ADA Bogor," tulis surat tersebut.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto membenarkan adanya informasi karyawan ADA Swalayan yang positif covid-19. Pihaknya sudah meminta toko untuk tutup sementara dan dilakukan tes swan massal.

"Untuk ADA, saya minta tutup dulu besok akan diswab semua, karena (karyawan positif) standby di situ," kata Bima kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

Bima menjelaskan, karyawan yang positif covid-19 itu diduga terpapar dari keluarganya dari luar kota yang menginap. Ketika itu, keluarganya mengalami demam sehingga dilakukan tes covid-19 dan hasilnya positif.

"Staf yang bersangkutan ini terpapar keluarganya yang menginap di rumahnya beliau dari luar kota. Jadi, keluarganya dari luar kota menginap, ketika menginap itu ternyata demam. Setelah dicek, keluarga itu positif dan akhirnya yang bersangkutan memeriksakan diri dan positif," terang Bima.

Baca Juga : Lagi, 1 Keluarga di Pangkalpinang Positif Virus Corona

Karena itu, Pemkot Bogor meminya kepada pengelola untuk menutup sementara tokonya sampai hasil tes swab pekerjanya keluar. Kemudian, juga dilakukan disinfeksi terhadap seluruh toko.

"Kontak erat yang ada gejala akan kita lakukan swab semua dan sementara ditutup sampai hasil swab yang bergejala keluar semua. Besok saya pastikan ADA tutup, sampai kita lihat data kontak eratnya ada gejala atau tidak. Minimal 3 hari," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini