Heboh Mayat Dalam Kulkas, 5 ABK Meninggal karena Pesta Miras Oplosan

Ari Sandita Murti, Sindonews · Jum'at 18 September 2020 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 338 2279790 heboh-mayat-dalam-kulkas-5-abk-meninggal-karena-pesta-miras-oplosan-7ZnJbvUNVZ.jpg ilustrasi: shutterstock

JAKARTA -Polisi menyelidiki kasus temuan 5 mayat anak buah kapal (ABK) ikan KM Starindo Jaya Maju IV di Kepulauan Seribu. Saat ini, polisi masih menantikan hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

(Baca juga: Polres Kepulauan Seribu Digemparkan Penemuan 5 Mayat Dalam Kulkas Kapal Ikan)

"Sekarang sudah dibawa ke RS Polri untuk autopsi. Kita menunggu hasil dari autopsi tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Jumat (18/9/2020).

Dijelaskan Yusri, kasus tersebut terjadi saat polisi melakukan pengecekan pada sebuah kapal ikan, dari catatan manifest ada 43 orang ABK, tapi hanya 38 orang saja yang ada. Ternyata, 5 ABK lainnya itu sudah meninggal dan ada di dalam freezer kapal tersebut.

"Hasil keterangan awal 5 ABK itu dua minggu sebelumnya, sekitar tanggal 3 September 2020, saat kapal akan pulang setelah dua bulan melakukan penangkapan, mereka pesta miras oplosan, 5 korban itu meninggal dunia," katanya.

Untuk menghindari pembusukan, kata dia, 5 ABK itu lantas ditaruh di dalam freezer, apalagi masih ada jarak 2 minggu sebelum kapal sampai di daratan. Namun, polisi bakal mendalami lebih lanjut tentang hal itu, polisi juga masih memeriksa saksi-saksi di kasus itu.

"Ada 6 saksi sudah kita periksa, termasuk nahkodanya. Soal ada tidaknya luka (bekas penganiayaan di tubuh para korban), kita masih menantikan hasil autopsi itu untuk memastikannya,"pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini