Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Penemuan 5 Mayat ABK Dalam Kulkas

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 19 September 2020 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 338 2280361 polisi-hentikan-penyelidikan-kasus-penemuan-5-mayat-abk-dalam-kulkas-Mhn1BbKGuP.jpg Foto: Sindonews

JAKARTA - Pihak Kepolisian menghentikan penyelidikan kasus penemuan lima jenazah anak buah kapal (ABK) KM Starinindo Jaya Maju VI. Hal tersebut dikarenakan tak ada unsur pidana dalam kasus itu.

(Baca juga: Heboh Mayat Dalam Kulkas, 5 ABK Meninggal karena Pesta Miras Oplosan)

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Edmond menjelaskan bahwa setelah pihaknya melakukan penyelidikan baik visum ataupun hasil autopsi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kelimanya meninggal lantaran mengguk miras oplosan.

"Setelah kita visum tidak ada tanda-tanda kekerasan dan meninggal karena miras oplosan,"ujar Morry saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (19/7/2020).

Ia mengatakan, pihaknya sempat curiga kelimanya meninggal dunia lantara tertular virus Corona atau Covid-19. Namun setelah dilakukan pengecekan melalui rapid test pun hasilnya tidak menunjukkan demikian.

“Ada kekhawatiran kami juga saat pertama temukan mayat ini. Kami khawatir korban meninggal karena Covid-19 tapi setelah visum meninggal karena miras oplosan,”jelasnya.

Maka dari itu penyelidikan kasus penemuan lima jenazah ABK ini pun dihentikan lantaran tidak adanya unsur pidana di dalamnya. “Iya,kasusnya berhenti karena tidak ada unsur pidana,” tutup Morry.

Diketahui sebelumnya Petugas Polres Kepulauan Seribu menemukan lima sosok mayat di dalam kulkas atau lemari es saat membagikan masker serta sosialisasi protokol kesehatan di atas kapal ikan Star Indo Jaya Maju VI, pada Kamis, 17 September 2020. Lima mayat tersebut ternyata Awak Buah Kapal (ABK) Star Indo Jaya Maju VI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini