Ragam Reaksi Warga Terkait Pembatasan KRL, Ada yang Takut dan Pasrah

Muhamad Rizky, Okezone · Minggu 20 September 2020 07:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 338 2280649 ragam-reaksi-warga-terkait-pembatasan-krl-ada-yang-takut-dan-pasrah-2IwpGutNjs.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyesuaian dan pembatasan jumlah penumpang yang dilakukan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) membuat sebagian warga khawatir. Acapkali pembatasan tersebut justru menimbulkan kepadatan di kereta rel listrik (KRL).

Ryan Rumi (28), salah seorang warga Depok mengatakan, dirinya yang masih harus beraktivitas di luar, khawatir jika kereta penuh, terlebih peningkatan kasus corona semakin menjadi-jadi di Jakarta.

"Sebenarnya takut kalau naik kereta apalagi kan udah mulai dibatasin, takutnya kaya waktu PSBB awal itu kan padat," ujar Rumi saat ditemui Okezone, Minggu (20/9/2020).

Baca Juga:  Mulai Besok, KCI Wajibkan Pengguna KRL Gunakan Masker Kesehatan

Meski diakui Rumi, dalam beberapa hari terakhir sejak penerapan PSBB tidak terlihat kepadatan penumpang yang parah, justru menurutnya penumpang semakin berkurang. "Cuma takutnya pas dibatasi karena lebih sedikit dampaknya kereta penuh. Toh selama ini sih lebih ke arah sepi penumpang," ungkapnya.

Senada dengan Rumi, Raka Aldian (29) yang juga warga Depok mengaku juga khawatir lantaran masih harus bekerja di Jakarta. Namun hal itu harus dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Mau enggak mau daripada nganggur kan kita susah juga," beber Raka.

Raka hanya bisa bersyukur dirinya masih bisa sehat dan tidak terpapar corona. Selebihnya, ia mengaku pasrah dan menjalankan pekerjaannya seperti biasa.

"Ya kita mah jalanin aja lah mau bagaimana lagi kan yang penting sehat dan jaga kesehatan," bebernya.

Baca Juga:  4 Tips Antisipasi Virus Corona saat Naik Transportasi Umum

Sebelumnya, PT KCI melakukan pembatasan terhadap jumlah penumpang. Saat ini, yang dapat masuk dalam satu gerbong hanya 74 orang menyusul pemberlakuan PSBB total yang dilaksanakan Ibu Kota.

"Kapasitas pengguna tetap dibatasi hingga 74 orang per kereta," kata Vice President Corpotate Communications KCI Anne Purba kepada Okezone.

Anne mengatakan, pihaknya juga melakukan penyesuaian jam operasional kereta rel listrik (KRL) yang mana sejak Sabtu 19 September 2020 kemarin KRL akan beroperasi mulai pukul 04.00 hingga pukul 20.00 WIB, dengan kereta-kereta pemberangkatan pertama memasuki wilayah DKI Jakarta sekitar pukul 05.00 WIB.

"Kemudian untuk kereta-kereta terakhir meninggalkan wilayah DKI Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB," tutur Anne.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini