Penumpang KRL yang Pakai Masker Scuba & Buff di Stasiun Bogor Tidak Boleh Masuk

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 21 September 2020 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 338 2280983 penumpang-krl-yang-pakai-masker-scuba-buff-di-stasiun-bogor-tidak-boleh-masuk-BhMdfJd9i2.jpg Penumpang KRL yang pakai buff terpaksa beli masker kesehatan agar bisa masuk Staisun Bogor (Foto : Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Di hari pertama larangan menggunakan masker scuba dan buff terhadap penumpang KRL Commuter Line, kondisi di Stasiun Bogor terpantau normal, Senin (21/9/2020). Penumpang yang tidak mengikuti aturan pun tidak diperbolehkan masuk.

Pantauan Okezone di lokasi, hingga pukul 07.00 WIB kondisi di Stasiun Bogor nampak normal. Tidak terlihat adanya penumpukan penumpang KRL baik di pintu masuk dalam maupun luar Stasiun Bogor.

Sementara, terlihat petugas keamanan dan PT KCI terus memberikan informasi di area luar stasiun terkait larangan penunggunaan masker scuba dan buff. Beberapa penumpang yang tidak mengetahui informasi tersebut terpaksa tidak bisa masuk.

"Enggak tahu informasinya," kata salah satu penumpang KRL, Ujang (40), kepada Okezone di lokasi.

Beruntung, terdapat penjual masker kesehatan di area depan stasiun. Di sisi lain, ia mengaku mendukung aturan yang diberlakukan oleh PT KCI tersebut.

"Ya saya sih dukung saja aturannya, selama ada penjual masker kayak gini enggak masalah walaupun beli lagi. Tadinya setahu saya cuma masker scuba saja yang gak boleh, jadi saya pake buff," ungkapnya.

Penumpang KRL sudah tidak boleh lagi pakai masker scuba dan buff (Foto : Okezone.com/Putra RA)

Baca Juga : Pengguna KRL Hari Ini Wajib Pakai Masker Kesehatan

Seperti diketahui, PT KCI selaku operator operasional KRL, melarang penggunaan masker scuba kepada penumpangnya. Larangan ini di sebar di sejumlah stasiun yang ada di wilayah Jabodetabek.

Tidak hanya itu, larangan tersebut juga dibrlakukan untuk penumpang kereta jarak jauh. Penggunaan masker scuba dan buff dinilai kuranh efektif untuk mencegah penularan covid-19 di dalam kereta yang notabene pasti selalu ramai oleh penumpang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini