Viral Kasus Pelecehaan saat Rapid Test di Bandara, Terduga Pelaku Berinisial E

Isty Maulidya, Okezone · Senin 21 September 2020 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 338 2281415 viral-kasus-pelecehaan-saat-rapid-test-di-bandara-terduga-pelaku-berinisial-e-6qfdIKoFb0.jpg Ilustrasi korban pencabulan. Foto: Shutterstock

TANGERANG - Polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku pelecehan seksual dan juga pemerasan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Pelaku diduga sebagai dokter yang melayani pemeriksaan Rapid Test Covid-19 di bandara tersebut.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyelenggara rapid test di untuk memastikan identitas pelaku.

Selain itu, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memastikan status terduga pelaku yang berinisial E.

"Sejauh ini identitas E ini sudah kami kantongi sekaligus alamat dan nomor telefon. Kami juga sudah menghubungi IDI untuk memastikan profesi pelaku," kata Adi di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (21/9/2020).

Adi mengatakan, korban sudah bersedia untuk dimintai keterangan oleh Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta di Denpasar, Bali, di tempat korban bekerja.

Baca Juga: Polisi Periksa Wanita Cantik yang Dilecehkan saat Rapid Test di Bandara Soetta

"Laporan resminya LHI akan membuat laporan polisi sebagai dasar melakukan penyidikan, dan penyelidikan, untuk cukup bukti diberlakukan penyidikan," jelas Adi.

Sebelumnya viral dugaan kasus pelecehan oleh petugas pelayanan Rapid Test Covid-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Kasus tersebut diceritakan oleh pengguna Twitter dengan akun @listongs. Tak hanya melakukan pelecehan, pelaku juga diduga melakukan tindakan pemerasan dan pemalsuan dokumen karena mengubah hasil rapid test korban.

Meski demikian itu semua belum terbukti. Polisi masih berupaya mengembangkan kasus ini guna mengetahui ikhwal sebenarnya.

Baca Juga: Usut Dugaan Kasus Pelecehan saat Rapid Test di Bandara Soetta, Polisi Hubungi IDI

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini