Sebelum Tabrak Briptu Andry, Serka BP Kabur dari Pos Penjagaan untuk Mabuk

Riezky Maulana, iNews · Senin 21 September 2020 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 338 2281474 sebelum-tabrak-briptu-andry-serka-bp-kabur-dari-pos-penjagaan-untuk-mabuk-3UGHof5LlM.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Pusat Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) telah menetapkan Serka BP sebagai tersangka, kasus tabrak lari Briptu Andry Wibowo di Jalan Sapi Perah, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Serka BP juga telah ditahan sejak Sabtu 19 September 2020 di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta.

Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodam Jaya, Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara menuturkan, secara detilnya, Serka BP merupakan anggota TNI AD yang bertugas di Detasemen Polisi Militer Jaya/II (Denpom 2), Cijantung.

"Serka BP sudah ditetapkan menjadi tersangka. Serka BP adalah anggota dari Denpom Cijantung," kata Yogaswara kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

 Baca juga: Polisi Amankan Oknum Anggota TNI Diduga Penabrak Briptu Andry Wibowo

Lebih lanjut dikatakan Yogaswara, saat kejadian ternyata tersangka bukan untuk pulang ke rumah. Melainkan kabur saat sedang berjaga di posnya untuk minum-minuman keras.

"Dia piket namun pergi meninggalkan dinasnya tanpa izin untuk mabuk atau minum minuman keras," tuturnya.

 Baca juga: Misteri Kematian Briptu Andry Terungkap, Tewas Ditabrak Oknum Anggota TNI

Dia menuturkan, Serka BP disangkakan melanggar tiga pasal sekaligus. Pertama, pasal 310 ayat (4) UU 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan berakibat orang lain meninggal dunia.

Disebutkan olehnya, atas sangkaan pasal pertama, Serka BP dikenai ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan atau denda Rp12 juta. Kedua, masih tentang UU LLAJ yang tertuang di dalam pasal 312 ayat (2).

"Penjara maksimal 3 tahun dan atau denda maksimal Rp75 juta dan ketiga karena meninggalkan pos dikenakan pasal 118 KUHPM ancaman pidana maksimal 4 tahun," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik memastikan Andry meninggal sebagai sebagai korban tabrak lari di Jalan Sapi Perah, Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Penyidik mendapatkan pelat nomor polisi pelaku tabrak lari di lokasi kejadian. Telah diamankan seorang oknum anggota TNI yang diduga sebagai pelaku," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini