Kabur dari Lapas Tangerang, WN China Menggali Lubang sejak 6 Bulan

Isty Maulidya, Okezone · Selasa 22 September 2020 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 338 2281509 kabur-dari-lapas-tangerang-wn-china-menggali-lubang-sejak-6-bulan-j32fDImiEQ.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

TANGERANG - Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan (CJF), narapidana yang kabur dari Lapas Klas I Tangerang pada Jumat 18 September 2020 lalu rupanya pernah mengajak teman satu sel nya untuk ikut kabur dari lapas. Hal ini terungkap setelah polisi meminta keterangan dari teman satu sel CJF untuk proses penyelidikan.

"Dia bersama satu orang lain di dalam sel. Rupanya memang yang satu orang ini pernah diajak melarikan diri, tapi yang bersangkutan tidak mau," jelas Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyanto, Senin (21/9/2020).

 Baca juga: Buru WN China yang Kabur dari Lapas Tangerang, Polisi Bentuk Timsus

Hasil penyelidikan sementara juga mengungkapkan, bahwa kegiatan CJF menggali lubang untuk kabur telah berjalan selama 6 bulan terakhir. Lubang tersebut disembunyikan menggunakan kotak, agar petugas tidak menyadari adanya lubang galian.

"Informasi dari temannya ini, yang bersangkutan sudah menggali sejak 6 bulan lalu. Awal lubang itu di bawah kotak, disitulah dia mulai menggali," jelas Sugeng.

 Baca juga: Polisi Buru Napi WN China yang Kabur dari Lapas Tangerang 

Tak hanya itu, ada dugaan bahwa CJF memanfaatkan pembangunan dapur lapas untuk kabur. Hal itu didasari karena dalam kurun waktu 6 hingga 8 bulan terakhir, tengah berlangsung kegiatan pembangunan dapur lapas.

"Hasil penyelidikan di dalam, memang dalam kurun waktu 6-8 bulan yang lalu juga ada kegiatan pembangunan dapur di lapas," ungkapnya.

Untuk itu, tim investigasi gabungan akan menyelidiki lebih lanjut apakah benar CJF mendapatkan alat untuk menggali dari para tukang bangunan. Tim investigasi juga akan meminta data siapa yang saat itu bekerja untuk pembangunan dapur.

"Ini kita coba akan kroscek apakah alat yang digunakan diperoleh dari para tukang itu. Kita masih meminta data ke Lapas siapa saja yang kerja untuk bangun dapur," pungkas Sugeng.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini