Kasus Covid-19 Melonjak, Fasilitas Tempat Tidur Rumah Sakit di Jakarta Menipis

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 23 September 2020 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 338 2282232 kasus-covid-19-melonjak-fasilitas-tempat-tidur-rumah-sakit-di-jakarta-menipis-oqNZJzuU3d.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lonjakan kasus positif Covid-19 di Jakarta belum dapat terbendung. Ketersediaan fasilitas tempat tidur rumah sakit semakin menyusut. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, dari 4.508 tempat tidur di 67 Rumah sakit rujukan yang sudah disediakan saat ini sebagian besarnya sudah dipakai.

"Persentase keterpakaiannya sebesar 83 persen," kata Dwi kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Baca Juga: Cegah Penularan Covid-19 di Tempat Pengungsian, Ini Saran Epidemiolog

Selain itu, kata Dwi, krisis fasilitas kesehatan ini juga terjadi di ruang Intensive Care Unit (ICU) di seluruh rumah sakit rujukan. Di mana, fasilitas tempat tidur ruang ICU mengalami penyusutan seiring melonjaknya kasus. Sejauh ini tempat tidur di ruang ICU hanya tersisa 21 persen saja dari total 658 tempat tidur di 67 RS.

"Persentase keterpakaiannya sebesar 79," pungkasnya.

Pemprov DKI Jakarta sudah memprediksi terjadinya penyusutan fasilitas rumah sakit. Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dan memperketat PSBB sejak 14 September lalu.

Baca Juga:  Ini Upaya Pemerintah Tekan Angka Kematian Terkait Covid-19

Saat menarik rem darurat, Gubernur Anies memprediksi semua Rumah sakit Covid-19 bakal penuh pada 17 September 2020 lalu. Hingga 8 September, di DKI Jakarta, jumlah kasus aktif sebanyak 11.245 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 49.837 kasus.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini