Pandemi Corona Pupuskan Target Pemprov DKI Bangun Ratusan PAUD

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 23 September 2020 21:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 338 2282719 pandemi-corona-pupuskan-target-pemprov-dki-bangun-ratusan-paud-KcRcqtDeBm.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tuntas dan berkualitas sebagaimana yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017-2022.

Tak tanggung-tanggung sebanyak 142 PAUD pun ditargetkan bisa berdiri pada tahun ini. Tapi yang terealisasi karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19, hingga September 2020 baru ada 18 lembaga.

"Pada tahun 2020 ini, kami kembali melanjutkan gagasan pendirian PAUD Negeri sebanyak 142 lembaga yang berlokasi di Kantor Kecamatan sebanyak 22 lembaga, Kantor Kelurahan sebanyak 100 lembaga, Pasar Jaya sebanyak 6 lembaga, Kantor Dinas Pendidikan sebanyak 1 lembaga, dan Masjid Hasyim Ashari sebanyak 1 lembaga. Selain itu, ada 12 lembaga PAUD-SD Satu Atap juga sedang dalam proses pendirian tahun ini," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana dalam keterangannya, Rabu (23/9/2020).

Namun, lanjut dia, pandemi Covid-19 berdampak pada sebagian kegiatan pendirian PAUD Negeri di Ibu Kota. Sehingga, PAUD Negeri baru yang siap melaksanakan KBM adalah sebanyak 18 lembaga sampai September 2020.

Lembaga-lembaga tersebut adalah 1 TPA di kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, 4 TPA di Pasar Jaya, 1 SPS di Masjid Hasyim Ashari, dan 12 PAUD-SD Satu Atap.

Sebelumnya, terdapat 100 PAUD Negeri yang terdiri dari 67 TK Negeri, 13 TPA Negeri, dan 20 SPS Negeri hingga tahun 2019. Untuk 13 TPA dan 20 SPS Negeri berlokasi di Kantor Balaikota, Kantor Walikota, Kantor Kecamatan, dan Pasar Jaya.

"Selain kuantitas, kami juga berupaya meningkatkan kualitas dan sarana prasarana pendidikan, serta peningkatan peran ekosistem pendidikan dengan meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya PAUD," ungkap Nahdiana.

Baca Juga : 5 Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Ditembak Kakinya

Ia mengatakan, bahwa seluruh PAUD Negeri yang didirikan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dapat diakses secara gratis. Penerimaan peserta didik memprioritaskan anak usia 5-6 tahun yang belum terdaftar pada lembaga PAUD manapun, berasal dari keluarga pra-sejahtera, dan jarak tempat tinggal terdekat dari lokasi PAUD.

"Harapannya, pendirian PAUD Negeri ini dapat tepat sasaran dan mampu mendukung tumbuh kembang anak pada usia emas secara optimal. Semoga ikhtiar bersama seluruh pemangku kepentingan akan membuahkan hasil pendidikan terbaik bagi anak usia dini yang merupakan bentuk investasi pada generasi penerus bangsa," pungkas Nahdiana.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini