Istri Mantan Wali Kota Jakbar Anas Effendi Diduga Meninggal karena Covid-19

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Kamis 24 September 2020 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 338 2283025 istri-mantan-wali-kota-jakbar-anas-effendi-diduga-meninggal-karena-covid-19-nE1B6jVqV1.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Istri mantan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, Supriyanti hembuskan nafas terakhirnya. Ia meninggal saat jalani perawatan RS Pondok Indah Kembangan karena diduga terpapar Covid-19.

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto membenarkan berita duka tersebut. Ia mendapat informasi  pagi tadi saat dirinya terbangun.

(Baca juga: Istri Mantan Wali Kota Jakbar Meninggal Dunia)

"Betul meninggal dunia, tadi malam pukul 00.30," ujar Uus dikonfirmasi, Kamis (24/9/2020).

Kendati demikian, Uus belum sempat melayat ke rumah duka. Karena ia sendiri masih menjalani isolasi lantaran terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu.

Uus sendiri merupakan mantan anak buah Anas EfFendi. Sebelumnya dia ditugaskan sebagai Camat Kalideres saat Anas menjabat Wali Kota Jakbar beberapa tahun lalu.

Hal sama diungkapkan Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Supriyanti diungkapkan saat dihubungi wartawan.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga Almarhumah Ibu Supriyanti Binti Suparta diterima amal baiknya dan diampuni salah dan khilafnya serta ditempatkan di surga yang tertinggi di sisi Allah," kata Yani dikonfirmasi terpisah.

Pantauan MNC Media di rumah duka, mobil jenazah dari Dinas Pertamanan DKI Jakarta sudah terparkir di rumah Anas di Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Beberapa karangan bunga dari pejabat DKI Jakarta salah satunya dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga terpampang di depan pagar.

Penguburan Supriyanti dilangsungkan secara protap Covid-19 di makam wakaf keluarga, RW 03, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Ia disemayamkan dekat makam anak keduanya. 

Sejumlah petugas memakai Alat Pelindung Diri (APD) membawa peti jenazah Supriyanti sekira pukul 10.30 WIB. Peti jenazah itu terlihat dilapisi lagi dengan plastik. Prosesi pemakaman itu juga hanya boleh diikuti oleh keluarga besar.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini