Depok Bakal Terapkan Tilang Elektronik 1 November

Wahyu Muntinanto, Okezone · Jum'at 25 September 2020 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 338 2283622 tilang-elektronik-resmi-diberlakukan-di-depok-6l8IpsMK8A.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

DEPOK - Setelah melalui proses panjang, sosialiasi program Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik diberlakukan di Kota Depok, Jawa Barat. Meski telah resmi di-launching, E-TLE masih dalam tahap sosialisasi dan belum ada penindakan. Rencananya sosialisasi akan berakhir sampai Oktober 2020.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Kompol Erwin Aras Genda mengatakan untuk penegakan hukum kepada pelanggar lalu lintas, rencananya tilang elektronik mulai diterapkan per 1 November 2020.

"Hari ini kami menggelar launcing E-TLE atau tilang elektronik yang nantinya mulai diterapkan per 1 November," kata Erwin, Jumat (25/9/2020).

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, kebijakan ini merupakan inovasi untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

"Program E-TLE tentunya sangat baik, karena nantinya jika ditemukan pelanggaran maka identitas kendaraan akan terekam dan surat tilang langsung dikirim ke alamat yang bersangkutan," kata Sambodo saat peresmian E-TLE di Balai Kota Depok.

Tilang elektronik.

Selain itu, keberadaan tilang elektronik juga dapat menghindari adanya kerumunan masyarakat. Sehingga bisa memutus mata rantai penularan virus corona (Covid-19).

Baca juga: Pelanggar Ganjil-Genap di Jalan Sudirman-Medan Merdeka Barat Ditilang lewat ETLE

"Aplikasi yang diluncurkan ini berbasis online big data dan sebagainya, sudah tentu sangat bermanfaat di masa pandemi seperti saat ini, karena mengurangi interaksi petugas dan masyarakat," ujarnya. (qlh)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini