Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Sebanyak 13.265 Orang

Bima Setiyadi, Koran SI · Minggu 27 September 2020 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 338 2284574 kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-sebanyak-13-265-orang-A3Q7ICsqm7.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta saat ini mencapai 13.265 orang yang masih dirawat atau diisolasi. Jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 71.370 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan Covid-19.

 Baca juga: Video Call dengan Perawat Covid-19, Presiden Jokowi: Pakai APD 8 Jam Itu Berat Sekali 

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.911 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.918 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 985 positif dan 7.933 negatif.

Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.186 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 201 kasus dari tanggal 24 dan 25 September baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 85.042. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 68.847.

"Jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.265 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 71.370 kasus," kata Dwi melalui siaran tertulisnya, Minggu (27/9/2020).

 Baca juga: Doni Monardo: Vaksin Tidak Serta Merta Menghentikan Covid-19 

Dwi menjelaskan, dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 56.413 dengan tingkat kesembuhan 79%, dan total 1.692 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,4%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,8%.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,9 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.

Pada penerapan kembali PSBB seperti awal pandemi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini