2 Kafe Ditutup Gara-Gara Layani Pembeli Makan Ditempat

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Minggu 27 September 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 338 2284577 2-kafe-ditutup-gara-gara-layani-pembeli-makan-ditempat-WeDlY0wdQD.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Petugas gabungan Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar menutup dua kafe saat menggelar operasi yustisi pada Sabtu 26 September 2020. Penutupan itu dilakukan karena pemilik cafe nelat melayani pengunjung yang makan di tempat.

Lurah Kebon Pala, Faisal Rizal mengatakan, sosialisasi terkait larangan tempat lukiner membolehkan makan ditempat sudah digalakkan. Namun faktanya para pengusaha tetap saja nekat menerima pengunjung dan mengabaikan larangan tersebut.

"Dua kafe ini kita sanksi tutup selama 3x24 jam. Pengunjung yang makan di tempat tidak kita berikan sanksi karena yang melanggar kan pengelola," kata Faisal saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020).

 Baca juga: 5 Daerah Penyumbang Covid-19 Terbanyak Hari Ini, dari Jakarta hingga Sumbar 

Faisal menjelaskan, alasan pengelola membolehkan pengunjung makan di tempat karena pesanan yang diterima bisa lebih banyak ketimbang melayani pesanan yang dibawa pulang.

"Karena sudah disosialisasikan, padahal pengelola kafe sudah tahu aturan tersebut tapi mereka tetap bandel dengan alasan pendapatan," ujarnya.

 Baca juga: Doni Monardo: Penularan Covid-19 Terjadi dari Orang-Orang Terdekat

Penutupan 3x24 jam ini sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, kata Faizal, jika dua cafe itu kembali melanggar maka sanksi berikutnya bukan lagi penutupan, melainkan membayar denda administrasi sebesar Rp 50 juta

"Pengawasan terhadap pelanggar protokol kesehatan akan terus dilakukan. Jika ditemukan pelanggaran maka langsung ditindak seperti dua cafe di Kebon Pala," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini