Tidak Semua Pegawai Hotel untuk Isolasi Covid-19 Pakai APD

Bima Setiyadi, Koran SI · Kamis 01 Oktober 2020 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 338 2286830 tidak-semua-pegawai-hotel-untuk-isolasi-covid-19-pakai-apd-wvKYgOu6Lk.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Sejumlah hotel di Jakarta akan dijadikan tempat isolasi mandiri pasien positif Covid-19. Karyawan hotel tempat isolasi tersebut tidak semua diberikan Alat Pelindung Diri (APD).

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Krisnadi mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan di hotel yang tengah disiapkan untuk isolasi mandiri positif Covid-19.

Bagi karyawan hotel yang tidak beraktivitas di dalam kamar pasien dipastikan tidak akan diberi baju pelindung. Mereka di antaranya yang mengantar obat atau vitamin yang hanya ditaruh di depan kamar pasien.

Menurutnya, hanya karyawan yang masuk ke dalam kamar pasien yang diberikan APD. "Jadi tidak semua karyawan hotel diberikan APD," kata Krisnadi kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

Krisnadi menjelaskan untuk mengurusi sampah para pasien yang melakukan isolasi sementara tidak dikerjakan oleh pegawai hotel. Ada pihak ketiga yang menangani hal itu karena rawan terjadi penularan wabah corona.

Baca Juga : Update Corona 1 Oktober 2020: Positif 291.182 Orang, 218.487 Sembuh & 10.856 Meninggal

Appabila nantinya ada pegawai hotel yang ikut terpapar maka pengelola hotel bakal melakukan swab test. Tetapi prosedur isolasi tetap mengikuti peraturan dari pemerintah.

Dikarantina di hotel tempat mereka bekerja atau di Wisma Atlet atau di tempat lain nanti ditentukan oleh pihak puskesmas tempat melakukan swab test.

"Kalau dia swab, ternyata positif, ya terpaksa dia harus juga diisolasi. kayak tamu pasien OTG aja, tergantung puskesmasnya dirujuk di mana, apa isolasi di wisma atlet atau di hotel,"pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini