Polisi Dalami Keterlibatan Petugas Lapas Terkait WN China yang Kabur

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 02 Oktober 2020 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 338 2287315 polisi-dalami-keterlibatan-petugas-lapas-terkait-wn-china-yang-kabur-HJBZtXNwVd.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya masih mendalami soal dugaan keterlibatan petugas Lapas I Tangerang terkait pelarian terpidana mati kasus narkoba asal China, Chai Cangpan alias Cai Ji Fan.

Yusri menyebut, Chai Cangpan baru ketahuan petugas setelah 11 jam melarikan diri. Selama itu ada tiga shift petugas yang bergantian untuk berjaga, karena itu semuanya akan didalami terkait pelarian tersebut.

"Dalam 11 jam (pelarian) ada 3 shift, bagaimana sistem cek tahanan ini kita harus dalami lagi," kata Yusri kepada wartawan Jumat (2/10/2020).

Yusri menjelaskan, berdasarkan keterangan rekan sekamar pelaku, petugas yang berjaga sempat menanyakan apakah tahanan dalam kondisi lengkap atau tidak dan saat itu sempat dijawab lengkap.

Namun kata Yusri, polisi akan menggali lebih jauh setiap shift yang berjaga, termasuk apakah saat pemeriksaan itu dilakukan pengecekan secara langsung atau hanya menanyakan tanpa melihat kondisi di dalam lapas.

"Ini kami akan melakukan pemeriksaan bersama tim dari internal lapas ini," ungkapnya.

Selain itu tambah Yusri, pihaknya juga akan mempelajari semua barang bukti termasuk rekaman CCTV lapas. Termasuk petugas yang bertugas menjaga CCTV yang tertidur. "Makanya kami asas praduga tak bersalah ya, karena kami masih mendalami para petugas dari lapas apakah ada kelalaian kami masih mendalami semuanya," tuturnya.

Baca Juga : Din Syamsuddin Akui KAMI Adalah Kelompok Kepentingan

Diketahui sebelumnya, Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan (CJF) kabur dari Lapas Klas I Tangerang pada Jumat 18 September 2020 lalu.

Ia diduga memanfaatkan kelengahan petugas sehingga dapat menggali lubang tanpa diketahui oleh petugas. Cai Ji Fan sendiri adalah narapidana Narkoba yang divonis hukuman mati sejak tahun 2017.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini