Semua Kegiatan Usaha di Bekasi Dibatasi hingga Pukul 18.00 WIB

Wisnu Yusep, Okezone · Jum'at 02 Oktober 2020 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 338 2287564 semua-kegiatan-usaha-di-bekasi-dibatasi-hingga-pukul-18-00-wib-awNEIAMAsM.jpg Wali Kota Bekasi Rachmat Effendi (Foto : Okezone.com/Wisnu)

BEKASI – Semua aktivitas kegiatan usaha di Kota Bekasi mulai hari hari ini, 2 Oktober 2020, hingga 7 Oktober 2020 dibatasi hingga pukul 18.00 WIB. Pembatasan itu sesuai dengan maklumat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Jam operasional usaha publik yang dibatasi mulai dari objek wisata, tempat hiburan, rumah makan dan restoran termasuk kafe, pasar tradisional, usaha perdagangan dan jasa, gelanggang olahraga, hingga pedagang kaki lima di tepi jalan.

Kegiatan usaha tempat hiburan seperti diskotek, bar, karaoke, pub, billiard, panti pijat dan refleksi hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 12.00-18.00 WIB.

Sementara arena permainan anak dan gelanggang permainan mekanik diperbolehkan buka mulai pukul 09.00-18.00 WIB. Rumah makan, restoran, usaha sejenisnya dan kafe untuk dine in (makan di tempat) atau take away dapat beroperasi sampai pukul 18.00 WIB.

Perlakuan yang sama diberikan kepada jasa penyelenggara acara, gedung pertemuan, penyelenggaraan acara wedding di hotel dan sejenisnya dengan ketentuan mengubah pola penyajian makanan dari sistem prasmanan menjadi bentuk box.

Kemudian gelanggang olahraga atau pusat kebugaran serta kolam renang beroperasi mulai pukul 08.00-18.00 WIB begitu juga untuk pasar tradisional milik pemerintah maupun swasta.

"Pedagang kaki lima Pasar Baru Bekasi, Pasar Kranji Baru, Pasar Bantargebang, dan Pasar Kranggan dilarang berjualan pada malam hari. Pedagang agar menempati los dalam pasar setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB," kata Rahmat Effendi, Jumat (2/10/2020).

Baca Juga : Soal Kolase Ma'ruf Amin-'Kakek Sugiono', Jubir Wapres Soroti Paham Agama Berbahaya 

Bagi pedagang kaki lima yang menempati sarana prasarana umum baik di jalan, taman, lapangan, dan alun-alun, kata dia, hanya diperbolehkan membuka dagangan mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Sedangkan pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pelaku usaha perdagangan lainnya mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

"Dengan catatan tetap wajib memperhatikan jumlah pengunjung agar tidak menimbulkan kerumunan," ucap dia.

Kebijakan ini, kata pria yang disapa Pepen, berdasarkan pertimbangan situasi nasional maupun daerah yang menunjukkan angka kenaikan kasus positif virus corona atau Covid-19 cukup tinggi pada adaptasi tatanan hidup baru masyarakat produktif aman Covid-19 di Kota Bekasi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini