Share

103 Perusahaan di Jaksel Langgar PSBB Jilid 2

Irfan Ma'ruf, iNews · Jum'at 02 Oktober 2020 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 338 2287609 103-perusahaan-di-jaksel-langgar-psbb-jilid-2-zacGlm2k2V.jfif Ilustrasi perusahaan langgar PSBB. (Dok Okezone)

JAKARTA – Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Selatan telah menindak 103 perusahaan yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Dari 103 perusahaan tersebut, 18 di antaranya dikenakan sanksi penutupan sementara.

"Itu berdasarkan pemantauan kami selama PSBB ini mulai tanggal 14 September sampai 1 Oktober 2020," kata Kepala Seksi Pengawas Sudin Nakertrans Jakarta Selatan, Dwi Marhaeni saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2020).

Dwi menjelaskan, 10 perusahaan yang telah melanggar PSBB tersebut dikenakan sanksi penutupan sementara. Penutupan dilakukan selama 3x24 jam.

"Perusahaan itu melanggar aturan PSBB seperti ketentuan pekerja di bawah 50 persen untuk sektor esensial dan 25 persen untuk sektor nonesensial," ujarnya.

Selain perusahaan yang melanggar ketentuan PSBB, pihaknya menutup sementara delapan perusahaan lainnya. Kedelapan perusahaan itu juga ditutup selama 3x24 jam karena terdapat pekerja yang terjangkit Covid-19.

"Setelah 3x24 jam tentu boleh beroperasi kembali dengan catatan sudah memperbaiki kesalahannya," tutur Dwi.

Sementara itu, sebanyak 64 perusahaan lainnya mendapat teguran tertulis oleh Sudin Nakertrans Jakarta Selatan.

"Mereka tidak membuat pakta integritas dan tidak menyediakan ruang observasi," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini