Pedagang di Bekasi Langgar Jam Malam, Banyak yang Menyangkal Tak Tahu

Wisnu Yusep, Okezone · Minggu 04 Oktober 2020 01:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 04 338 2288029 pedagang-di-bekasi-langgar-jam-malam-banyak-yang-menyangkal-tak-tahu-sPp3VxrmjL.jpg Satpol PP merazia restoran saat pemberlakuan jam malam di Bekasi. (Foto : Okezone.com/Wisnu Yusep)

BEKASI – Hari kedua pelaksanaan penerapan Maklumat Wali Kota Bekasi tentang protokol kesehatan, jajaran dari Polsek Bekasi Selatan mendapati tempat usaha kuliner, yang masih melanggar protokol kesehatan, terutama di jam malam.

"Namun di hari kedua ini masih ada beberapa banyak warga masyarakat pengusaha makanan yang masih tidak patuh terhadap Maklumat dari Bapak Wali Kota dengan berbagai alasan," kata Wakapolsek Bekasi Selatan AKP Agus Slamet Riadi kepada wartawan, Sabtu (3/10/2020) malam.

Karena masih melanggar Maklumat Wali Kota Bekasi dengan Nomor 440/6086/SETDA.TU itu, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi mengambil langkah-langkah tegas.

"Dengan mengambil beberapa peralatan seperti bangku, jadi supaya peringatan kepada mereka para pedagang agar menaati Maklumat yang hari kedua ini telah ditetapkan oleh Bapak Wali Kota," kata dia.

Sementara, sebagian para pengusaha kuliner di wilayah Galaxy, Kota Bekasi yang sebelumnya viral karena salah satu kafe melanggar protokol kesehatan, juga didapati salah satu kafe yang tak mengindahkan Maklumat Wali Kota Bekasi.

"Di malam ini kita ketahui bersama di Galaxy alhamdulillah sudah mematuhi protokol kesehatan. Namun ada satu ya di dalam ruko ya ada salah satu kafe yang diamankan untuk peringatan juga kepada mereka," kata dia.

Tak hanya tempat kuliner malam, jajaran dari Polsek Bekasi Selatan menyasar tempat hiburan malam dan hasilnya, para pengusaha tempat hiburan malam sedikit patuh dengan Maklumat yang dikeluarkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi itu.

"Tadi sebelum ke sana (tempat kuliner), ternyata di sana informasi sudah tutup ya, sudah gelap, jadi sepertinya sudah tidak ada aktivitas di sana. Sehingga sasaran kita, kita alihkan ke tempat-tempat yang ada informasi masih buka," ungkap dia.

Para pemilik usaha kuliner ini, kata dia, banyak yang menyangkal bahwa tidak mendapatkan informasi mengenai Maklumat yang dikeluarkan oleh Rahmat Effendi itu.

"Alasan mereka belum mendapatkan imbauan atau sosialisasi, namun besok akan kita tengok lagi setelah kita berikan sosialisasi apakah dia masih buka. Kalau dia masih buka nanti kita adakan penindakan selanjutnya," ucap dia.

 Baca Juga : Semua Kegiatan Usaha di Bekasi Dibatasi hingga Pukul 18.00 WIB

Sementara mengenai tindakan Satpol PP yang telah menindak dengan cara pengambilan sejumlah barang, diakui dia, hal tersebut bisa langsung dengan Kepala Satpol PP.

"Nanti pengusaha bisa datang kemari bertemu dengan kepala Satpol PP, mengambil dengan membuat pernyataan tidak membuka lagi pada saat Maklumat ini diberlakukan," katanya.

Baca Juga : Pedagang Kuliner di Bekasi Dilarang Layani Makan di Tempat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini