Lawan Petugas, Polisi Tembak Kaki Tukang Bakso Penculik Anak di Kemayoran

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 05 Oktober 2020 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 338 2288838 lawan-petugas-polisi-tembak-kaki-tukang-bakso-penculik-anak-di-kemayoran-0pwDS77DHJ.jpg Polda Metro Jaya ungkap kasus penculikan anak berkebutuhan khusus di Kemayoran (Foto: Okezone.com/M Rizky)

JAKARTA - Polisi mengambil tindakan tegas dan terukur terkait penangkapan pelaku penculikan anak di Jakarta Pusat, Praditya Bayu (39). Ia harus menerima timah panas petugas lantaran berusaha melawan dan melarikan diri.

"Saat dilakukan penangkapan, tersangka melawan dan mencoba melarikan diri. Tim akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur kepada yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Metro Jayaz Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (5/10/2020).

Yusri mengatakan, pelaku yang merupakan pedagang bakso keliling itu ditangkap pada 30 September 2020 di sebuah kosan di Desa Kebon Temu, Peterongan Jombang, Jawa Timur.

Penculikan itu sendiri dilakukan pada 8 September 2020. Saat itu korban dalam keadaan seorang sendiri di Danau Sunter dan diajak ke kosan pelaku di kawasan Sunter. Nahasnya korban disana justru di cabuli.

"Setelah korban berada dikosan (pelaku di Jakarta) kemudian melancarkan aksinya dengan mencabuli korban sebanyak dua kali," kata Yusri saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (5/10/2020).

Korban juga sempat dikurung dikosan selama beberapa hari, sementara pelaku berjualan bakso keliling. Namun karena situasi jualan yang sulit korban memutuskan ke Jombang, Jawa Timur.

Sebelum menuju Jombang, pelaku sempat mampir di Boyolali. Disana pelaku dan korban mengniap kurang lebih dua hari dan kembali terjadi pencabulan sebanyak tiga kali.

"Setelah dua hari di Boyolali, baru dibawa ke Jombang, jadi total 14 kali melakukan pencabulan tersangka kepada korban," ujarnya.

Baca Juga : Pasien Sembuh Corona Hari Ini Bertambah 4.140, Total 232.593 Orang 

Diketahui sebelumnya, korban inisial A hilang pada Selasa 8 September 2020 lalu sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu korban keluar rumahnya dan tidak kembali.

Keluarga A kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemayoran pada 10 Septemver 2020. Tak henti disana keluarga juga menyebarkan informasi anak hilang.

Belakangan keluarga mendapat informasi bahwa sang anak berada di Jombang Jawa Timur. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Metro Jaya pada 24 September 2020.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini