Kronologi Kasus Penculikan Anak Berkebutuhan Khusus di Kemayoran

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 05 Oktober 2020 21:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 338 2288894 kronologi-kasus-penculikan-anak-berkebutuhan-khusus-di-kemayoran-KrjKPJr8lu.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polisi mengungkap kasus penculikan seorang anak berkebutuhan khusus, berinsial A (16), yang dilakukan seorang pedagang bakso, Praditya Bayu (39). Bagaimana kronologi kasus ini?

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban diajak pelaku ke kosannya pada 8 September 2020. Saat itu korban dalam keadaan seorang diri di Danau Sunter. Setibanya di kosan, korban dilecehkan pelaku.

"Setelah korban berada di kosan (pelaku di Jakarta) kemudian melancarkan aksinya dua kali," kata Yusri saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (5/10/2020). 

Setelah itu kata Yusri, korban sempat dikurung di kosan selama beberapa hari, sementara pelaku berjualan bakso keliling. Namun, karena dagangan sepi, korban memutuskan ke Jombang, Jawa Timur. 

Namun sebelum tiba di Jombang, pelaku sempat mampir di Boyolali. Di sana pelaku dan korban mengniap kurang lebih dua hari.

"Setelah dua hari di Boyolali, baru dibawa ke Jombang, total 14 kali melakukan pelecehan ke korban," ujarnya.  

Baca juga: Lawan Petugas, Polisi Tembak Kaki Tukang Bakso Penculik Anak di Kemayoran

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi meringkus pelaku pada pada 30 September 2020 di sebuah kosan di Desa Kebon Temu, Peterongan Jombang, Jawa Timur.

"Dilakukan pendalaman, tim melakukan pengejaran tanggal 30 kita amankan tersangka dan korban di Jombang, Jawa Timur di tempat kos-kosan tersangka," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, korban inisial A hilang pada Selasa 8 September 2020 lalu sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu korban keluar rumahnya dan tidak kembali. 

Keluarga A kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemayoran pada 10 Septemver 2020. Tak berhenti di sana, keluarga jkorban uga menyebarkan informasi anak hilang.  

Belakagan keluarga mendapat informasi bahwa sang anak berada di Jombang Jawa Timur. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Metro Jaya pada 24 September 2020.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini