Share

1.071 Angkutan Langgar PSBB Ketat Jakarta

Bima Setiyadi, Koran SI · Selasa 06 Oktober 2020 08:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 338 2289015 1-071-angkutan-langgar-psbb-ketat-jakarta-Ds8kpROA9I.jpg Penumpang Bus Transjakarta. (Foto : Okezone/Heru Haryono)

JAKARTA – Sebanyak 1.071 pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di angkutan sarana transportasi terjadi sejak pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan mulai 14 September 2020. Hasil operasi yustisi yang didapat mencapai Rp45,7 juta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pelanggaran PSBB ketat yang didapatkan sejak 4 September hingga 4 Oktober kemarin, pihaknya mendapatkan dua pelanggaran. Pertama dari hasil operasi yustisi. Dari hasil operasi yustisi, pihaknya telah mendapatkan 5.357 pelanggar yang hanya mendapatkan sanksi teguran.

"Untuk sanksi sosial ada 2.118 dan denda administrasi mencapai Rp45.715.000," kata Syafrin kepada wartawan, Senin (5/10/2020).

Kemudian, lanjut Syafrin, dalam pengawasan pembatasan kapasitas angkut transportasi, pihaknya mendapatkan 1.071 pelanggaran kapasitas angkut sarana transportasi. Sayangnya, dia tidak merinci apa sanksi yang diberikan terhadap 1.071 angkutan pelanggar kapasitas angkut tersebut.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Pemkot Bogor Hapus Denda dan Pengurangan Pajak BPHTB

"Angkutan orang ada 261 pelanggaran dan angkutan barang ada 810 pelanggaran," tuturnya.

Baca Juga : Kadishub DKI Sebut Mobilitas Warga Menurun selama PSBB Ketat

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini