Buruh Demo UU Omnibus Law, Lalu Lintas di Tangerang Dialihkan

Isty Maulidya, Okezone · Selasa 06 Oktober 2020 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 338 2289187 buruh-demo-uu-omnibus-law-lalu-lintas-di-tangerang-dialihkan-3znRCcptw8.jpg Petugas di Tangerang saat mengatur arus lalu lintas (foto: Okezone.com/Isty)

TANGERANG - Ribuan massa aksi buruh dari sejumlah aliansi buruh di wilayah Tangerang kembali turun ke jalan dan menggelar aksi protes di kawasan Kedaton Cikupa, Tangerang, tepatnya yang mengarah ke Tol Cikupa pada Selasa (6/10/2020).

Aksi tersebut juga dibarengi dengan mogok kerja sebagai bentuk penolakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

 Baca juga: Buruh di Tangerang Mogok Kerja Tolak UU Cipta Kerja

Kasubnit Regident Satlantas Polres Kota Tangerang, Iptu Hajaji mengatakan saat ini akses jalan ke Kawasan Cikupa Mas telah ditutup. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyelaman massa yang mengarah ke pintu Tol Cikupa.

"Kawasan Industri Cikupa Mas kita tutup, dan penyekatan ada juga kita lakulan di pintu Tol Cikupa," ujarnya.

 Baca juga: 289 Polisi Amankan Ribuah Buruh yang Demo UU Omnibus Law di Serang

Selain itu, juga melakukan rekayasa lalu lintas yang mengarah ke kawasan Tol Cikupa karena kawasan tersebut telah ditutup. Seluruh kendaraan yang akan ke arah tol bisa melalui jalan Otonom Cikupa.

"Kita lakukan rekayasa lalin, dimana untuk kendaraan yang akan kearah tol, diminta untuk melalui jalan otonom Cikupa," ungkapnya.

 

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Tangerang juga telah menerjunkan puluhan personelnya di beberapa lokasi yang menjadi titik kumpul para buruh. Tak hanya petugas Dishub, petugas dari Polrestro Tangerang juga diterjunkan untuk mengantisipasi kemacetan di titik aksi.

"Ada 40 personel yang sudah bergabung dengan jajaran dari kepolisian. Kita sebar di empat lokasi yang infonya menjadi lokasi unjuk rasa yakni di kawasan Industri Jatiuwung, Karawaci, Batuceper, Benda dan Cipondoh," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar.

Namun, saat ini pihaknya baru bisa melakukan sebatas pengaturan lalu lintas belum sampai ke tahap rekayasa lalu lintas. Karena saat ini situasi di sejumlah jalan utama kota Tangerang masih cenderung aman untuk dilalui.

"Sementara rencana rekayasa belum kita laksanakan untuk eksekusi, masih karena jalur masih cenderung aman untuk di lintas," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini