Demo Buruh Berlanjut di Bekasi, 1.000 Polisi Siaga dan Jaga Tol

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 07 Oktober 2020 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 338 2289694 demo-buruh-berlanjut-di-bekasi-1-000-polisi-siaga-dan-jaga-tol-HzSzYiVEll.jpg Sebanyak 1.000 Personel TNI-Polri kawal demo buruh di Bekasi hari ini. Foto: Wisnu Yusep

BEKASI – Polres Metro Bekasi menambah kekuatan pasukan dalam mengantisipasi demo lanjutan yang dilakukan para buruh di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (7/10/2020).

"Ada 1.000 (Red. bertambah 200 karena sebelumnya hanya 800 personel), ada tambahan sedikit," ungkap Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan ketika dikonfirmasi mengenai penambahan personel guna mengamankan demo buruh yang menolak UU Cipta Kerja.

Penjagaan sendiri, kata Hendra, sesuai dengan pos-pos buruh yang menggelar aksi. "Iya jadi gini konsep kita pengamanan aksi buruh ini adalah melayani massa aksi, baik yang unjuk rasa maupun mogok kerja," kata Hendra.

"Melayani dalam arti sehingga kegiatannya kita kawal sehingga kegiatannya tidak menggangu aktivitas mereka sendiri dan orang lain," ucap Hendra menambahkan.

Polisi juga akan menambah pasukan untuk bersiaga di Tol Jakarta-Cikampek yang mengarah ke Jakarta.

Baca Juga: Buruh Ancam Demo Besar, DPR : Baca dan Pahami Dulu Makna UU Ciptaker

"Iya salah satunya rencananya pengamanan semua berpotensi yang harus diamankan kita amankan, termasuk Tol, obyek vita termasuk lalu lintas, termasuk orang-orang perkantoran," beber Hendra.

Sementara Fajar Winarno selaku Sekertaris DPC KSPSI Kabupaten dan Kota Bekasi menegaskan, pihaknya tetap akan menggelar aksi hari ini.

"Sesuai dengan instruksi sebelumnya, kita sampai 3 hari. Hari ini kita masih melaksanakan mogok nasional di lingkungan perusahaan masing-masing," ungkap Fajar ketika ditemui di lokasi.

Baca Juga: Serikat Buruh Belum Berencana Tempuh Judicial Review UU Ciptaker

Fajar mengatakan penjagaan oleh kepolisian hari ini extra ketat. Sehingga belum terpikirkan untuk melakukan aksi long march.

"Karena aparat hari ini penjagaannya sangat ketat, kita lihat situasi, sementara pagi ini mereka absen, ada mulai sebagian mulai lagi," jelas Fajar.

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini