Terdampak Proyek MRT Fase II, Pos Polisi Subsektor Merdeka Barat Direlokasi

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 07 Oktober 2020 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 338 2289847 terdampak-proyek-mrt-fase-ii-pos-polisi-subsektor-merdeka-barat-direlokasi-LMHNxwyucD.jpg MRT Jakarta. (Ilustrasi/Foto : Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA - Pos polisi (Pospol) Subsektor Merdeka Barat direlokasi imbas pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase II.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, pada proyek pembangunan MRT fase II, akan didirikan dua stasiun bawah tanah, yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Stasiun Monas yang terletak di dalam kawasan cagar budaya kawasan Monas akan menjadi salah satu stasiun ikonis MRT Jakarta dengan dua pintu masuk di Jalan Museum dan di Jalan Silang Merdeka Barat Daya.

"Maka pos polisi yang semula berada di seberang halte Transjakarta Monas di Jalan Medan Merdeka Barat perlu untuk dipindahkan ke lokasi baru, tepatnya di area sisi barat dari pintu masuk Monas Jalan Silang Merdeka Barat Daya," kata Kamaluddin dalam keterangannya, Rabu (7/10/2020).

Ia menerangkan, pemilihan lokasi baru Pospol Subsektor Merdeka Barat telah dikoordinasikan dan Polres Metro Jakarta Pusat dan Pengelola Kawasan Monas, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta melalui Tim Sidang Pemugaran, serta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan.

Kamaluddin menambahkan, pihaknya juga membahas kebutuhan pengawasan dan pengamanan area sisi selatan Monas dan jalur VIP, serta pertimbangan bagi kemudahan layanan masyarakat umum dan support keamanan bagi akses pintu Stasiun MRT Monas nantinya.

Dalam arahan lebih lanjut didapatkan Pospol yang baru didesain dengan prinsip bangunan dalam Masterplan Kawasan Medan Merdeka mengusung konsepĀ humbleness, yakni sebagai bangunan penunjang atribut atau fungsi baru tidak lebih dominan dari Monas.

Baca Juga : Atap Gedung Ambruk, Pekerja Lembaga Sensor Film Pindah ke Kemendikbud

"Desain pospol baru tampak dari Jalan Medan Merdeka Barat dan dari Jalan Silang Merdeka Barat Daya. Secara umum proses pembangunan relokasi pos polisi ini akan dilakukan dalam dua tahap, yakni pekerjaan kontruksi pospol baru yang dimulai dengan pekerjaan persiapan dari September, dan dilanjutkan dengan pekerjaan pembongkaran pospol eksisting yang direncanakan pada Januari 2021 setelah pos polisi yang baru dapat digunakan," tuturnya.

Baca Juga : Polisi Ciduk 18 Orang Diduga Kelompok Anarko di Semanggi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini