PSBB Ketat, Jumlah Kasus Harian Positif Covid-19 Jakarta Masih di Atas 1.000

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 07 Oktober 2020 22:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 338 2290143 psbb-ketat-jumlah-kasus-harian-positif-covid-19-jakarta-masih-di-atas-1-000-mrCW0sGtSt.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Jumlah kasus harian positif Covid-19 di Jakarta masih berkisar di atas 1.000, meski PSBB ketat berlaku sejak 14 September 2020. Jumlah total kasus konfirmasi positif di Jakarta, hingga 7 Oktober 2020 sebanyak 82.383.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat. Tindakan itu dilakukan demi tindakan isolasi atau perawatan secara tepat, sehingga memperkecil potensi penularan virus ini. 

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.519 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.415 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru, dengan hasil 1.041 positif dan 6.374 negatif. 

Ilustrasi. (Foto: Shuttterstock)

“Namun total penambahan kasus positif sebanyak 1.340 kasus, lantaran sejumlah 299 kasus adalah data positif 5 hari terakhir dari 2 laboratorium yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 95.459. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 58.533," kata Dwi melalui siaran tertulisnya, Rabu (7/10/2020).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.254. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 82.383 kasus. 

Baca juga: Satpol PP Jakbar Tutup Sementara 6 Perusahaan Pelanggar Protokol Kesehatan

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan sembuh sebanyak 67.310 atau 81,7%. Sementara itu, terdapat 1.819 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2%. Sedangkan tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia sebesar 3,6%. 

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,2%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," pungkasnya.  

Pada penerapan kembali PSBB seperti awal pandemi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. 

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19, serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker juga digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini