Kerugian Akibat Demo UU Ciptaker di Jakarta Capai Rp65 Miliar

Bima Setiyadi, Koran SI · Jum'at 09 Oktober 2020 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 338 2291139 kerugian-akibat-demo-uu-ciptaker-di-jakarta-capai-rp65-miliar-hczDa7vOkc.jpg Halte Transjakarta dibakar demonstran UU Ciptaker (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mencatat sedikitnya kerugian akibat aksi demonstrasi UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang berujung pada pengrusakan, Kamis 8 Oktober2020, mencapai Rp65 miliar. Kerugian tersebut berasal dari tempat fasilitas umum yang dirusak dan dibakar masa demonstran.

"Selain mengalami kerugian sampai Rp65 miliar, banyak aktivitas warga terganggu," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/10/2020)

Ariza menjelaskan, kerugian tersebut didapat dari sejumlah fasilitas umum yang rusak. Di antaranya adalah 25 halte transjakarta, plang penunjuk arah, barier pembatas jalan, pos polisi, pot bunga, hingga lampu lalu lintas yang banyak dirobohkan massa.

Sejumlah fasilitas tersebut rusak parah terkena lemparan batu dan sebagian banyak dibakar massa.

Baca Juga : 18 Halte Transjakarta Dirusak Pendemo, Estimasi Kerugian Capai Rp45 Miliar

Ariza sangat menyayangkan masa demonstran yang meluapkan kemarahannya terhadap pengrusakan fasilitas umum. Sebab, banyak aktivitas masyarakat yang menjadi terhambat terutama kelompok masyarakat pengguna Transjakarta lantaran banyak halte yang tidak bisa berfungsi.

"Tempat tersebut adalah fasilitas umum yang digunakan untuk masyarakat umum, seperti halte kurang lebih ada 25 halte," kata dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini