Positif Covid-19, Warga Mampu Jakarta Diminta Isolasi Mandiri di Hotel Berbayar

Bima Setiyadi, Koran SI · Jum'at 09 Oktober 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 338 2291209 positif-covid-19-warga-mampu-jakarta-diminta-isolasi-mandiri-di-hotel-berbayar-miFLadDG4A.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mendapatkan satu hotel berbayar untuk isolasi pasien positif Covid-19. Hotel tersebut disiapkan untuk warga yang mampu.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Bambang Ismadi mengatakan, saat ini pihaknya telah mendapatkan satu hotel yang telah lolos verifikasi tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta untuk menjadi hotel fasilitas isolasi terkendali berbayar.

"Hotel tersebut yakni Pomelotel yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan dan telah ditetapkan menjadi hotel isolasi terkendali non subsidi melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Parekraf," kata Bambang kepada wartawan, Jumat (9/10/2020).

 Baca juga:

Berikut Sebaran Penambahan Kasus Covid-19 di 34 Provinsi

247.667 Orang di Indonesia Berhasil Sembuh dari Covid-19

 Update Corona di Indonesia 9 Oktober 2020: Positif 324.658 Orang, Sembuh 247.667 & Meninggal 11.677   

Bambang menjelaskan, untuk hotel berbayar yang menjadi lokasi isolasi mandiri terkendali itu sebenarnya ada 21 hotel yang berminat. Namun, sampai saat ini angkanya bergerak dinamis. Pihaknya pun masih melakukan pendataan dan verifikasi persyaratan terhadap hotel agar sesuai dengan ketentuan Gugus Tugas.

Sementara itu, lanjut Bambang, untuk hotel yang dibiayai pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta saat ini ada sebanyak 12 hotel.

"Sembilan hotel digunakan bagi para tenaga kesehatan, dan tiga hotel digunakan untuk para pasien isolasi covid-19," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, saat ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berkordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mempersiapkan hotel komersil tempat isolasi mandiri warga mampu yang terpapar Covid-19.

"Jadi warga mampu yamgvterpapar positif tetapi tidak memiliki gejala diperbolehkan menggunakan hotel berbayar," kata Widyastuti.

Widyastuti menjelaskan, hotel komersil yang dipersiapkan untuk warga mampu itu berbeda dengan hotel bintang dua dan tiga yang dipersiapkan pemerintah pusat. Menurutnya, warga positif yang ingin isolasi di hotel komersil akan dikenakan bayaran.

Dengan isolasi di hotel, kata Widyastuti, pasien positif bisa menekan nangka penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga. Selain itu, hotel-hotel berbayar ini juga ditujukan agar perekonomian khususnya di bidang jasa perhotelan bisa tetap bergerak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini