Ketahuan Nyopet, Komplotan Ini Justru Tantang Sopir Angkot ke Kantor Polisi

Wahyu Muntinanto, Okezone · Jum'at 09 Oktober 2020 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 338 2291292 ketahuan-nyopet-komplotan-ini-justru-tantang-sopir-angkot-ke-kantor-polisi-cttFiNJWZB.JPG Copet di Depok dilaporkan ke kantor polisi (Foto: Okezone/Wahyu)

DEPOK - Gagal beraksi saat mencopet emak-emak di dalam angkutan kota (Angkot), lima orang kawanan copet mendapatkan hadiah bogem mentah dari warga sekitar dan sejumlah pengendara yang melintas.

Peristiwa tersebut terjadi setelah penumpang di dalam angkot 04 jurusan Ps Minggu - Depok Timur melintas di Jalan Tole Iskandar tepat di depan restoran Soto Bu Tjondro Depok, Jawa Barat.

"Jadi awalnya korban emak-emak (Maryati) sedang naik angkot dan duduk sedirian di belakang. Enggak lama ada tiga pria naik dengan jarak berdekatan, kemudian di kursi belakang pelaku kejang-kejang muntah sekaligis ayan," kata Daniel Batubara selaku sopir Angkot di lokasi kejadian, Jumat (9/10/2020).

Mengetahui ada keanehan di kursi belakang dia pun perlambat laju kendaraanya. Tak lama berselang, Rita Napitupulu istri dari sopir angkot yang duduk di bangku depan teriak lantaran melihat tangan pelaku masuk kedalam tas milik emak-emak tersebut.

"Istri saya teriak copet kemudian 3 pria yang pura-pura jadi penumpang turun satu persatu dan langsung naik ke dalam mobil pribadi Xenia warna merah B 1560 FYE. Ternyata mereka komplotan copet, 3 orang beraksi dua temenya ngikutin angkot dari belakang pake pribadi," ujarnya.

Saat kendaraan pribadi milik copet ingin kabur, Daniel seketika langsung turun dari angkot dan menghadang kendaraan milik pelaku bersama warga sekitar. Akan tetapi sekawanan copet tersebut justru malah menantang sopir angkot dan warga sekitar di lokasi kejadian untuk membuktikan tuduhan aksi itu ke kantor polisi. Mereka justru mengaku, jika komplotan tersebut bukanlah sekawanan pencuri yang baru saja beraksi di dalam angkot.

"Copet itu awalnya enggak ngaku kalau tiga rekanya berada di angkot, malahan kawanan copet ini malah ngajak ke kantor polisi untuk membuktikan tuduhan. Tapi korban dan istri saya tunjuk langsung kalau mereka copet. Kemudian warga ada yang kasih pukul ke pelaku, kemudian polisi datang dan pelaku dibawa ke Polres Depok," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini