Wagub DKI: 50% Pendemo UU Ciptaker yang Ditahan Bukan Warga Jakarta

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 10 Oktober 2020 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 338 2291381 wagub-dki-50-pendemo-uu-ciptaker-yang-ditahan-bukan-warga-jakarta-G2xUWt9V7H.jpg Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 1.192 orang yang terlibat dalam masa aksi unjuk rasa pada Kamis 8 Oktober 2020 ditahan di Mapolda Metro Jaya. 50 persen dari ribuan pendemo itu mahasiswa dan pelajar yang bukan warga Jakarta.

"50 persen dari 1.192 itu bukan warga Jakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria(Ariza) setelah menjenguk pendemo yang diamankan polisi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Ariza menjelaskan, sebagian besar pengunjuk rasa yang ditangkap polisi ini masih berusia dibawah 19 tahun. Dia memastikan mereka ini adalah pelajar SMA. Bukan mahasiswa apalagi buruh.

Baca Juga:  Wagub DKI Sebut 14 Pendemo UU Ciptaker Positif Covid-19

Politisi Partai Gerindra itu berharap agar ke depan para pelajar ini tidak perlu ikut-ikutan turun ke jalan apalagi sampai melakukan pengrusakan atau terlibat kerusuhan. Ketimbang ikut-ikutan demo, pelajar diminta untuk menyelesaikan tugas mereka sebagai pelajar.

"Lebih dari 60 persen ternyata usianya di bawah 19 tahun atau statusnya pelajar. Bukan mahasiswa atau buruh. Kami minta adik-adik yang saya cintai, tidak usah ikut-ikut. Kalau tidak mengetahui harus hati-hati. Nanti berbahaya, kalau di jalan nanti ada kerusuhan, ada keramaian, tawuran, perkelahian, nanti kena batu, dan sebagainya," tuturnya.

Baca Juga:  Polisi: Pasca-Demo, Situasi Jakarta Sudah Kondusif

Diketahui sebelumnya, aksi unjuk rasa Kamis kemarin berujung ricuh. Sejumlah fasilitas umum menjadi sasaran aksi unjuk rasa dan Pemprov DKI Jakarta mencatat sedikitnya mengalami kerugian sebesar Rp65 miliar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini