Didenda karena Layani Makan di Tempat, Pemilik Warteg: Jadi Rugi

Rani Sanjaya, iNews · Sabtu 10 Oktober 2020 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 338 2291511 didenda-karena-layani-makan-di-tempat-pemilik-warteg-jadi-rugi-nWKBBfs4q5.jpg Warteg kedapatan layani makan di tempat. Foto: Rani Sanjaya

JAKARTA - Razia protokol kesehatan digelar oleh petugas Satpol PP di Pasar Genjing , Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2020). Kali ini sasarannya adalah rumah makan dan warung kaki lima.

Petugas menyisir lokasi untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan secara disiplin guna mencegah penularan virus corona (Covid-19).

Nah ketika melakukan penyisiran, petugas mendapati satu warteg yang masih melakukan layanan makan di tempat. Sang pemilik yakni Hidayat pun ditegur namun ia malah protes.

Hidayat yang mengenakan masker TNI-Polri tak terima ditegur karena berdalih baru sadar tentang aturanlarangan makan di tempat. Padahal pada masa Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) Jakarta sudah berlangsung berminggu-minggu.

Baca Juga: Korban Keracunan Nasi Kuning di Tasikmalaya Bertambah Jadi 206 

“Tahu sih tahu tapi kan enggak ngeh karena saya baru kali ini usaha begini. Peraturan itu tahu karena nonton di TV,” ujarnya.

Meski tak terima terjaring, namun petugas tetap memberikan denda Rp250 ribu kepada Hidayat. “Kalau sebenarnya saya sih keberatan, jadi rugi gitu,” ucapnya.

Sementara Korlap Satpol PP Kecamatan Cempaka Putih Rudi Rusiadi mengatakan denda akan dilipatgandakan jika pelaku melakukan pelanggaran berulang-ulang.

“Kalau yang sudah sering yang sudah dua kali kena denda, kita lipatgandakan,” ucapnya di lokasi.

Baca Juga: Satpol PP Jakbar Tutup Sementara 6 Perusahaan Pelanggar Protokol Kesehatan

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini