Duh! Pelajar SD Diamankan di Stasiun Bogor karena Hendak Demo UU Ciptaker

Haryudi, Koran SI · Selasa 13 Oktober 2020 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 338 2292924 duh-pelajar-sd-diamankan-di-stasiun-bogor-karena-hendak-demo-uu-ciptaker-h1FkrJSVNN.jpg dok: Okezone

BOGOR - Sebanyak 15 pelajar diamankan petugas gabungan TNI, Polri dan Satuan Tugas (Satgas) Pelajar di Stasiun Bogor, Selasa (13/10/2020).

Kuat dugaan, belasan pelajar tersebut hendak melakukan aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law di Istana Negara, Jakarta.

(Baca juga: Hukuman DO Menanti Pelajar Depok jika Ikut Demo UU Ciptaker)

Mereka berhasil dicegah oleh puluhan petugas saat hendak memasuki kawasan Stasiun Bogor. Bahkan satu diantaranya diketahui masih sebagai pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD).

Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi membenarkan bahwa rata-rata belasan pelajar yang terjaring adalah pelajar SMP, SMA/SMK, dan satu diantaranya masih berstatus pelajar SD.

"Ada belasan anak sekolah, satunya sudah bukan anak sekolah lewat KTP-nya, mereka akhirnya mengaku akan pergi demo ke Jakarta," ujar Iqbal kepada wartawan di Stasiun Bogor.

(Baca juga: Deretan Tentara Cantik Ini Siap Ademkan Unjuk Rasa UU Ciptaker)

Belasan pelajar tersebut kemudian dibawa ke Polres Kota Bogor untuk diperiksa lebih lanjut. Berdasarkan barang bukti dari ponsel para pelajar yang disita, pihak Satgas Pelajar menemukan sejumlah bukti ajakan demonstrasi dari aplikasi pesan tertulis.

Selain itu pihaknya juga menemukan bukti lain seperti atribut bendera merah putih, peci, sarung, hingga pakaian ganti. "Ada indikasi-indikasi ke demo, rata-rata berasal dari Kabupaten (Bogor)," ungkapnya.

Sementara itu seorang pelajar SD berinisial P saat ditemui di Mapolresta Bogor mengaku hanya ikut-ikut aja. Dirinya diajak oleh kakaknya ke Jakarta. “Nggak kenapa-kenapa (orang tua tidak tahu). Mau main saja,” singkatnya saat ditanya oleh Satgas Pelajar Kota Bogor.

Sebelumnya, jajaran Polresta Bogor Kota telah mengantisipasi terjadinya gelombang massa aksi unjukrasa dari wilayah Bogor yang dipastikan pesertanya adalah pelajar. Koordinasi itu sebagai upaya agar pihak sekolah dapat mengarahkan pelajar untuk tidak pergi ke Jakarta dan bergabung dalam aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini