Share

Seorang Pelajar yang Diamankan Polsek Pulogadung Reaktif Covid-19

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 14 Oktober 2020 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 338 2293345 seorang-pelajar-yang-diamankan-polsek-pulogadung-reaktif-covid-19-VB4XMOLq4p.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Satu orang dari 42 pelajar yang diamankan Polsek Pulogadung, saat ingin mengikuti demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja, pada Selasa 12 Oktober 2020, dinyatakan reaktif Covid-19 setelah menjalani rapid test.

Kapolsek Pulogadung, Kompol Beddy Suwendi mengatakan, pelajar yang reaktif saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Daruat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Dari semua pelajar yang kita amankan kemudian menjalani rapid test, hasilnya seorang pelajar inisial MR reaktif Covid-19," kata Beddy di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020).

Sementara, kata Beddy, para pelajar yang ikut diamankan bersama MR, diberikan pembinaan oleh jajaran Polsek Pulogadung agar tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Sebelum diperbolehkan pulang, mereka diminta untuk meminta maaf kepada orang tua yang menjemput.

Bentrok Pendemo dengan Aparat di Depan Balai Kota

"Kita koordinasi dengan orang tua pelajar yang diamankan untuk bisa menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak mengikuti demo pelajar yang kerap dijadikan ajang kerusuhan," ujarnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Bola Kasti Beracun yang Dilempar Pendemo UU Ciptaker

Beddy menuturkan, rapid test itu dilaukan oleh Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Metro Jakarta Timur bersama tim dari Puskesmas Kecamatan.

"Dari seluruh yang kita amankan langsung digiring untuk menjalani rapid test dan sudah kita periksa semua tidak ditemukan membawa barang-barang berbahaya," tukasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini