Share

Pemprov DKI Bantah Sengaja Matikan CCTV saat Demo UU Ciptaker Kemarin

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 14 Oktober 2020 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 338 2293476 pemprov-dki-bantah-sengaja-matikan-cctv-saat-demo-uu-ciptaker-kemarin-dIEwK7uz7I.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta membantah sengaja mematikan kamera Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pemantau di sejumlah kawasan di Jakarta pada demo Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), Selasa 13 Oktober kemarin. Sejumlah CCTV rusak akibat kerusuhan aksi unjuk rasa Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis 8 Oktober 2020.

Kepala UP Jakarta Smart City Diskominfotik DKI Jakarta Yudhistira Nugraha mengatakan, kamera pemantau itu tidak bisa berfungsi lantaran rusak saat aksi unjuk rasa dengan agenda yang sama yang digelar Kamis pekan lalu. Unjuk rasa itu juga berujung kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta.

"Beberapa CCTV mati karena mengalami kerusakan pasca demo sebelumnya," kata Yudhistira kepada wartawan, Rabu (14/10/2020)

Selain itu, kata Yudhis, Sejumlah CCTV juga mengalami gangguan jaringan. Sayangnya dia tidak merinci berapa yang rusak dan gangguan jaringan. Menurutnya, semua masalah tersebut tengah diperbaiki oleh pihak vendor.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, lanjut Yustisi, perbaikan memakan waktu sekitar satu minggu. Namun, apabila kerusakan jaringan fiber optik bisa memakan waktu lama untuk melakukan pembenahan.

"Vendor CCTV itu Bali Tower. Pemprov hanya mendapatkan feed dari CCTV tersebut," pungkasnya.

Baca Juga : Demo Omnibus Law, 27 Pelajar STM Diamankan Polsek Tambora

Baca Juga : Prajurit TNI Ditabrak Truk saat Dorong Motor di Pancoran

Diketahui, Pada Aksi Unjuk Rasa Omnibus Law Cipta Kerja Selasa 13 Oktober, Sejumlah CCTV yang sebelumnya bisa diakses warga Jakarta melalui situs-situs yang telah disediakan Pemprov DKI kemarin mati total. Bahkan di tempat berkumpulnya massa di Jalan Medan Merdeka Selatan kamera pemantau itu tidak berfungsi sama sekali.

Selain di Medan Merdeka Selatan, CCTV di sejumlah kawasan vital lainnya juga mati seperti di Bundaran HI, Cideng Barat, Flyover Jatibaru, Hasyim Ashari, Perempatan Abdul Muis, hingga Pramuka Raya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini