Polisi Amankan 69 Motor yang 'Tercecer' saat Aksi Omnibus Law di Patung Kuda

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 338 2294019 polisi-amankan-69-motor-yang-tercecer-saat-aksi-omnibus-law-di-patung-kuda-uk4fodIPiS.jpg Demo Omnibus Law di Patung Kuda (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 69 kendaraan roda dua yang tercecer saat aksi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, pada Selasa (13/10/2020) diamankan jajaran Polda Metro Jaya.

Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Argo Wiyono mengatakan, kendaraan tersebut diamankan dikawasan Patung Kuda hingga Kedutaan Besar Amerika Serikat.

"Jadi pada saat terjadinya aksi kerusuhan pada Selasa 13 Oktober malam, saat kita mau konsolidasi banyak motor yang tercecer diseputaran patung kuda dan Kedubes AS, dan beberapa ada diseputaram Sarina ini mencar-mencar semua," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/10/2020).

Argo mengatakan, kendaraan tersebut diduga milik para peserta aksi unjuk rasa yang ditinggal karena terjadi kericuhan. Mereka khawatir mengambil kendaraannya sehingga ditingalkan.

Saat ini puluhan kendaraan tersebut diamankan dan dapat diambil di Polda Metro Jaya dengan menunjukkan surat-surat kendaraan bermotor.

"Silahkan bagi masyarakat yang merasa memiliki bisa ke Polda Metro dan mengkonfirmasi namun tentunya harus bawa kelengkapan surat-surat seperti STNK, BPKB, dan akan kami datakan karena ada identitas-identitas yang perlu kami cocokan sebagai indikasi pelaku aksi kerusuhan kemarin," tuturnya.

Polisi sendiri menilang seluruh kendaraan tersebut dengan alasan tidak memarkirkan kendaraanya sesuai tempat. Hal itu sesuai dengan Pasal 287 ayat 3 tentang parkir. "Denda maksimal 250 ribu Pasal 283 ayat 3 UU 22 tahun 2019 tentang LLAJ," ungkapnya.

Adapun sejauh ini sudah 25 kendaraan yang diambil oleh pemiliknya. Sementara sisanya masih diamankan di Polda Metro Jaya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini