Vaksin Cegah Covid-19, Ini 3 Kelompok Prioritas di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 338 2294093 vaksin-cegah-covid-19-ini-3-kelompok-prioritas-di-bogor-evHBDeQz4c.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto: Putra Ramadhani Astyawan-Okezone

BOGOR - Kota Bogor menjadi salah satu daerah prioritas program vaksinasi guna mencegah penularan Covid-19. Rencananya vaksin sudah bisa didistribusikan pada November 2020.

Ada tiga kelompok yang akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk mendapatkannya, yakni tenaga kesehatan, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan tenaga pendidik.

"Kota Bogor sudah menyampaikan, satu yang diprioritaskan adalah tenaga medis, kedua ASN, ketiga tenaga pendidik. Yang berikutnya mungkin usia produktif yang rawan terpapar," kata Wali Kota Bogor Bima Arya pada Rabu 14 Oktober 2020.

Terkait jumlah vaksin, Bima menyebut Kota Bogor akan mendapat 20 persen dari jumlah penduduk atau sekitar 200 ribu jiwa. Meski begitu, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait teknis maupun rundown pemberian vaksin.

"Kita sampaikan dulu, nanti kemudian kita minta kepastian atau arahan lebih lanjut oleh pemerintah pusat tentang ini, tapi menurut infomasi yang kita dapat kita bersiap-siap sekitar November," tutup Bima.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengikuti rapat koordinasi bertajuk 'Targeted Testing & Tracing Covid-19' bersama Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan para kepala daerah se-Jabodetabek dan Bali secara daring di Taman Ekspresi, Kota Bogor, Selasa 13 Oktober 2020.

Baca Juga: Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil: Berita Baik Itu Sudah Dekat 

Dalam kesempatan tersebut Bima Arya sempat meminta arahan terkait pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 yang rencananya akan dilakukan di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor.

"Kami sudah siapkan secara teknis di Puskesmas Tanah Sareal. Tetapi banyak pertanyaan warga terkait dengan kapan sebetulnya. Kami siapkan teknis semua, termasuk siapa saja gelombang pertama yang akan diprioritaskan. Tapi mohon kami diberikan gambaran kira-kira timing-nya seperti apa karena banyak sekali pertanyaan dari warga," tanya Bima.

Luhut kemudian menjawab, pemerintah pusat juga sedang mematangkan secara teknis dengan Kementerian Kesehatan terkait prosedurnya. Ia menegaskan dalam waktu dekat vaksinasi akan dilakukan dengan prioritas profesi tertentu.

"Kalau vaksin itu Insya Allah mulai November akan jalan, Desember seterusnya. Barangnya itu kemarin sudah ada, hanya tinggal nanti pengaturannya bagaimana. Itu sedang kita siapkan. Saya kira kalau sudah disiapkan itu, nanti kita lapor Presiden. Presiden nanti pilih opsi mana. Nanti dalam satu dua minggu ini ada keputusan," ujar Luhut.

Baca Juga: 7 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin, Nomor 3 Pelajar 

Luhut menambahkan, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto juga sudah melakukan kunjungan kerja ke Yunan, Tiongkok terkait dengan finalisasi pembelian vaksin Covid-19, termasuk prosedur yang harus dilakukan saat vaksinasi.

"Pak Terawan sudah paham betul itu. Kami sudah bicara dengan Pak Terawan. Sampaikan pada teman-teman yang lain, semua kita atur betul-betul dengan skala prioritas yang bagus. Karena jumlah yang datang kira-kira 9 juta orang yang bisa disuntik. Itu sebenarnya sudah cukup bagus," tutupnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini